Kemendikbud Gelar Workshop Bagi Para Kepala SMK di Papua
Nadiem Makarim dalam rapat dengan pejabat di Kemendikbud (foto : tempo.co)

Kemendikbud Tingkatkan Kapabilitas Kepala SMK di Papua – Kemendikbud melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi), menjalin kolaborasi dengan Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) menggelar workshop penguatan kapabilitas kepala SMK Provinsi Papua dan Papua Barat melalui dan pengembangan kemitraan strategis dengan dunia kerja.

Workshop penguatan kapabilitas ini akan berlangsung selama empat hari. Dan untuk peserta workshopnya sendiri adalah 45 Kepala SMK Provinsi Papua dan 55 Kepala SMK Papua Barat.

Direktur Kemitraan dan Penyelarasan DUDI, Ahmad Saufi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan SMK Papua dan Papua Barat. Ia berharap, terjadi perbaikan dan perubahan ekosistem di sekolah usai mengikuti workshop.

Selain itu, materi yang ada dapat terimplementasi koneksi antara satuan penyelenggaraan pendidikan vokasi dengan dunia usaha, industri, dan dunia pekerjaan. Menurut Saufi, kepala SMK Papua dan Papua Barat nantinya akan memiliki kemampuan manajerial pendidikan vokasi yang baik. Yang mana nantinya akan menciptakan suasana sekolah yang berkualitas dan menyenangkan.

Kemendikbud : Bangun SDM Dengan Tingkatkan Kualitas Pendidikan SMK

Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Papua Barat, Arius Mofu, mengatakan, kegiatan itu sangat penting sebagai wujud realisasi antara dunia pendidikan vokasi dengan dunia kerja, dunia usaha, dan dunia industri. Kebijakan Kemendikbud, sambung dia, untuk mewujudkan pendidikan SMK berkualitas di tanah Papua yang sejajar dengan SMK yang ada di luar tanah Papua.

“Workshop kapabilitas kepala SMK Papua dan Papua Barat merupakan solusi yang tepat dalam meningkatkan mutu SMK yang menjawab isu lulusan SMK di Papua tidak berkualitas,” ucap Arius.

Baca Juga : Lewat Program Pi Ajar, Polri Berikan Pendidikan ke Generasi Muda Papua

Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto mengatakan, membangun Papua harus terlebih dahulu mengutamakan sumber daya manusia (SDM). Membangun SDM Papua terlebih dahulu, sambung dia, dengan mengubah mindset atau cara berpikir masyarakat menjadi lebih baik.

Dengan demikian dapat tercipta SDM anak-anak Papua yang kompeten, unggul, dan siap jadi wira usaha bahkan pemimpin di masa depan. Karena itu, Wikan menambahkan, workshop bisa membentuk leadership kepala SMK. Agar Kepala SMK dapat berinovasi dan turut mampu membuat terobosan baru.