Kementerian PUPR Akan Buka Lelang Infrastruktur di IKN
beritapapua.id - Desain eksterior yang bakal menjadi Istana Kepresidenan di Ibu Kota Negara Nusantara di Kalimantan Timur. (Foto: Instagram/nyoman_nuarta)

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memulai proses lelang beberapa proyek pengerjaan infrastruktur dasar di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim).

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, industri dan lingkungan sekaligus Juru Bicara (Jubir) Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan, bahwa pemerintah dalam waktu dekat ini akan melelang beberapa paket pekerjaan infrastruktud dasar di IKN. Namun untuk waktu pelaksanaannya Masih belum ada informasi yang pasti dari kementerian PUPR.

“Jalan, embung, drainase, rumah dinas, dan kantor-kantor,” kata Endra, mengutip Bisnis, Jumat, 27 Mei 2022.

Total Luas Kawasan Pengembangan IKN

Menteri PUPR sebelumnya penah mengatakan bahwa kawasan pengembangan IKN memiliki total luas lahan 256.000 hektare (HA). Kawasan tersebut akan difokuskan sebagai kawasan IKN asalah sekitar 56.000 ha. Di kawasan tersebut nantinya akan dibangun lagi kawasan inti pemerintahan, kawasan inti Pendidikan dan kawasan inti Kesehatan.

“Untuk pembangunan kawasan inti akan ada 5 tahapan yang dikerjakan mulai dari 2022 sampai dengan 2025. Tahap pertama akan dimulai pada 2022-2024 dengan fokus pada pembangunan kawasan inti pemerintah,” ucap Menteri basuki dilansir dari konstruksimedia.com.

Baca Juga: Pemkab Jayayapura Akan Jadi Puskesmas Akan Dijadikan BLUD

Menteri PUPR juga mengatakan, kebutuhan anggaran pembangunan kawasan inti pemerintah di IKN ini mencapai Rp46 triliun untuk membangunan Istana Negara, gedung kementerian dan lembaga.

“Kawasan inti pusat pemerintah itu APBN, setelah itu kawasan inti pendidikan, dan kawasan inti kesehatan itu bisa KPBU bisa investasi, tapi yang pemerintah itu semua jadi aset negara jadi harus APBN,” ujarnya.