Kesehatan dan Keselamatan Psikologis

Kesehatan dan Keselamatan Psikologis dan Sosial Pekerja – Industri minyak dan gas bumi merupakan industri berat. Dalam pengolahannya menjadi sumber energi yang dapat dikonsumsi manusia, industri minyak dan gas bumi dibagi menjadi dua tahap aktivitas. Tahap aktivitas tersebut yaitu industri hulu dan industri hilir. Dalam terminologi kesehatan dan keselamatan kerja (K3), bahaya diklasifikasikan menjadi dua, yaitu:

  1. Bahaya Keselamatan Kerja (Safety Hazard), misalnya bahaya mekanik, bahaya elektrik, dan bahaya kebakaran.
  2. Bahaya Kesehatan Kerja (Health Hazard), misalnya bahaya fisik, kimia, biologi, dan salah satu nya adalah bahaya psikosial.

Kesehatan dan Keselamatan Psikologis perlu diperhatikan. Bahaya Psikososial digunakan untuk menggambarkan faktor apapun yang dapat menyebabkan tekanan atau bahaya psikologis, dan efek kesehatan utama yaitu stres. Bahaya psikososial terdiri dari bahaya psikologis dan sosial. Bahaya psikologis disebabkan karena tekanan waktu dan tekanan kerja semakin sering umum pada beberapa dekade terakhir.

Pekerjaan monoton, pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi konstan, jam kerja yang tidak teratur, kerja-shift, dapat memiliki efek psikologis yang merugikan. Tidak hanya itu, kerja terisolasi atau tanggung jawab yang berlebihan juga memberikan pengaruh. Masalah manusia atau ekonomi, Stres psikologis dan kelebihan kerja telah dikaitkan dengan gangguan tidur, burn-out syndrome dan depresi.

Baca juga: Singkat Sejarah Pengelolaan Migas Pada Masa Lampau

Alasan Perlu Diperhatikannya Kesehatan dan Keselamatan Psikologis

Bukti epidemiologi menunjukan peningkatan risiko gangguan kardiovaskular, terutama penyakit jantung koroner dan hipertensi terkait dengan stres kerja. Sejumlah penelitian telah dilakukan tentang dampak jam kerja, jadwal kerja, kerja shift. Berdasarkan penelitian, kerja shift berpotensi menimbulkan stres pada pekerja. Akerstedt mendefinisikan kerja shift merupakan pengaturan jam kerja yang mempekerjakan dua atau lebih tim pekerja untuk memperpanjang jam operasi di luar jam kantor konvensional. Seperti diketahui, produksi berlangsung terus menerus dalam industri minyak bumi, dan ini membutuhkan jadwal shift. Ini berarti bahwa pekerja minyak lepas pantai harus bekerja tugas shift saat di platform, baik itu siang atau malam hari.

Beberapa bahaya yang berhubungan dengan pekerjaan lepas pantai mungkin terjadi yang mengharuskan Hal tersebutlah yang mengharuskan kesehatan dan keselamatan psikis pekerja perlu lebih diperhatikan. Contoh bahayanya adalah bepergian dengan helikopter, cuaca buruk, dekat dengan hidrokarbon, risiko tabrakan dengan kapal yang lewat. Pekerja minyak dan gas lepas pantai terpapar berbagai bahaya yang dapat menyebabkan kecemasan. Misalnya risiko ledakan api, blow out, benda jatuh, jatuh ke laut dalam, bahan kimia beracun, suhu, ruang, kebisingan. Kesadaran terhadap bahaya dan potensi kejadian tersebut dapat menyebabkan stres, kecemasan pada pekerja. Pengalaman dari kejadian sebelumnya juga dapat menyebabkan gangguan stres di pekerja.