Ketua GMKI Angkat Bicara Mengenai Pertemuan OKP/OKPI Bersama Aggota DPR RI di Abepura
beritapapua.id - Ketua GMKI Cabang Jayapura Opinus Sogoneap (Kanan). (Foto: Papuainside)

Ketua GMKI Jayapura Opinus Sogoneap angkat bicara mengenai pertemuan beberapa OKP/OKPI di Abepura bersama anggota DPR RI Yan Permenas Mandenas, Selasa (19/04/2022) kemarin.

Menurutnya, pertemuan tersebut hanyalah silaturrahmi yang mengundang beberapa organisasi kepemudaan dan mahasiswa di Jayapura.

Ia pun membantah adanya pihak yang menyebutkan pertemuan tersebut membahas Otsus ataupun DOB.

Memang pertemuan sempat terhenti lantaran adanya aksi dari sekelompok mahasiswa yang melakukan orasi. Namun, silaturrahmi itu tetap berjalan hingga penghujung acara. Bukan berakhir karena adanya pembukaran terhadap pertemuan tersebut.

“Saya mau klarifikasi bahwa kemarin itu hanya kami silaturrahmi, tidak ada pembahasan terkait Otsus maupun DOB. Informasi yang berkembang di media sosial itu adalah hoax, tidak benar. Jadi, tak ada komitmen bersama dalam pertemuan itu, murni hanya silaturrahmi, juga tak ada pernyataan sikap apapun,” ungkap Opinus.

Hadir Beberapa Organisasi Kepemudaan

Selain itu, ketua GMKI menegaskan bahwa dalam pertemuan tersebut tak hanya dengan Cipayung dan tidak melibatkan semua (anggota Cipayung) melainkan hadir juga beberapa organisasi kepemudaan lain.

“Masyarakat juga jangan termakan informasi yang dimuat di channel youtube WestPapuaNews. Karena konten itu hanya menghasut dan memprovokasi kita sesama anak-anak Papua, jika tidak puas mari datang ke kami dan tanyakan baik-baik, faktanya apa saja,” ujar Opinus panjang lebar.

Baca Juga: Bupati Bersama Wakil Bupati Manokwari Kunjungi DPD PWKI

Ia mengaku tidak habis pikir dengan informasi yang ada di channel youtube tersebut. Opinus bahkan mengancam, akan mengambil langkah hukum jika channel Youtube tersebut tak menghapus konten itu.

“Jika ada dan masih dibesar-besarkan maka kami tempuh jalur hukum, karena kami punya konstitusi yang jelas, AD/ART yang jelas dan menjamin kami sehingga harus lakukan apa. Jika mencemari nama baik organisasi, maka kami akan tempuh jalur hukum. Segera hapus dan mari saling memaafkan,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan adanya foto Ketua Umum Badko HMI Papua dan Papua Barat Hariyanto Rumagia dalam konten youtube tersebut.

“Jadi ketum Badko HMI Papua-Papua Barat tak ada dalam diskusi, jadi foto yang terpampang dalam konten itu sudah jelas murni provokasi,” ujarnya.