Kini Ditangkap, ASN Pengancam Jenderal Bintang Satu
beritapapua.id - Kini Ditangkap, ASN Pengancam Jenderal Bintang Satu - Tribun

Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengancam serta merusak mobil dinas Brigjen Pol Erwin Chahara Rusmana di jalan tol disebut bekerja di kementerian ketenagakerjaan (Kemenaker). Hal tersebut dibenarkan oleh pihak Kemenaker melalui Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan Soes Hindharno.

“Kami membenarkan yang bersangkutan merupakan Aparatur Sipil Negara yang bekerja di Kementerian Ketenagakerjaan,” ucap Soes Hindharno. Pelaku berinisial BS yang merusak mobil milik jenderal bintang satu tersebut. BS juga sempat mengancam menggunakan senjata tajam lantaran tak terima mobilnya disalip di jalan tol.

Soes mengaku pihaknya menyesalkan kejadian tersebut dan berharap agar kasus bisa diselesaikan dengan baik. Selaku Pembina ASN, Disampaikan Soes, pihaknya akan segera melakukan pembinaan yang tegas terhadap BS atas perbuatan yang dilakukannya. Pembinaan akan dilakukan setelah kasus hukum yang dijalani pihak kepolisian selesai dilakukan.

“Langkah pembinaan dilakukan secara tegas di tengah upaya Kementerian melakukan penegakan disiplin bagi para ASN di lingkungan Kemenaker. Kita berharap kedepannya kejadian ini tidak terulang kembali” tuturnya.

Diketahui BS memepet mobil dan mengancam Brigjen Erwin di ruas  jalan tol Cikampek KM 29. Awal mula dari kasus tersebut ketika BS tidak terima lantaran mobil yang dikemudikannya  disalip oleh Brigjen Erwin Chahara Rusmana, lalu mengejar mobil Brigjen Erwin serta memepet mobil Brigjen Erwin dan meminta memintanya untuk menepi.

Baca Juga: Hatta Ali Resmi Digantikan Oleh Ketua MA Yang Baru

Oknum ASN tersebut telah tertangkap

Setelah menepi, BS kemudian turun dari kendaraannya dan meminta korban membuka kaca. BS saat itu juga mengancam dengan menggunakan senjata tajam. “Korban diancam menggunakan pisau, kemudian kaca mobilnya dibaretkan pakai pisau sehingga mobilnya rusak dan lecet” Ungkap Kabid Humas Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

“Saat dikasih liat kartu anggota polisi, dia langsung kabur” pungkasnya. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak Polda Metro Jaya. Setelah dilakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap BS pada Minggu (25/4).

Brigjen Erwin mengaku tidak mengenali sosok oknum PNS yang mengancamnya itu. Hanya saja ia mengetahui kalau pelaku sudah ditahan oleh polisi. “Surat pemberitahuan dimlauinya Penyidikan SPDP sudah dikirim kejaksaan,” sebut Brigjen Erwin.