KKB Kembali Berulah, SMP Negeri di Pengunungan Bintang Dibakar
beritapapua.id - KKB di Pegunungan Bintang membakar sekolah. (foto: Viva)

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali melancarkan aksinya, kali ini aksi KKB adalah membakar SMP Negeri di Pegunungan Bintang pada Selasa pagi. Pada kejadian tersebut terdengar juga rentetan bunyi tembakan di sekitar lokasi pembakaran.

Dari Aksi KKB yang terjadi pada Selasa, pukul 09.00 WIT terlihat beberapa fasilitas bangunan sekolah SMP Negeri itu tertutup oleh kobaran api dan kumpulan asap. Sebelumnya, pada 5 Desember 2021 lalu gedung SMAN Serambakom juga terbakar.

Terkait dari kejadian tersebut, Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pelaku dari pembakaran SMP Negeri tersebut adalah KKB.

“Iya sebuah sekolah SMP dibakar KKB pagi tadi,” ucapnya.

Chayo mengatakan bahwa sebelum adanya pembakaran terdengar suara tembakan di lokasi tersebut. Kejadian tersebut juga terjadi sekitar 09.00 WIT.

“Sebelum dibakar sempat terdengar tembakan, kemudian muncul kumpulan asap dari gedung sekolah,” jelasnya.

Terkait dengan hal tersebut, anggota Satgas Pamrahwan Polri Yon A Resimen III Pelopor bersama Satgas TNI Yon 431 langsung segera datang ke lokasi kejadian.

Evakuasi Masyarakat

Pihaknya juga segera berupaya melakukan evakuasi kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian pembakaran itu.

“Kami lakukan evakuasi warga Kampung Wambakon Distrik Serambakon dari rumah-rumah ke Gereja Katholik Wambakon,” jelasnya.

Dia pun menjelaskan saat proses evakuasi warga, KKB melakukan aksi penembakan, untungnya tidak ada korban baik aparat maupun warga sipil.

Baca Juga: Sudah Sepekan Kampung di Pesisir Mimika Tergenang Banjir Rob

“Saat proses evakuasi sudah mau selesai terjadi penyerangan dari KKB,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa hingga siang, kumpulan asap masih terlihat di area lokasi kejadian. Dan menurutnya KKB juga telah melakukan aksi pembakaran di pemukiman warga.

“Pukul 11.45 wit muncul asap baru di seputaran TKP pembakaran pertama. Diduga pembakaran bangunan lain di komplek SMPN Serambakon,” terangnya.

Ia pun menambahkan saat ini anggota Polres serta Satgas Nemangkawi dan Satgas Pamrahwan Polri di Oksibil melaksanakan siaga.

“Kami belum bisa merespon atau mendukung pasukan yang ada dari Oksibil mengingat kondisi medan menuju ke Distrik Serambakon sangat rawan karena berbukit bukit,” jelasnya