KKP Dukung Ekspor Kepiting Bakau Dari Papua
Beritapapua.id - KKP Dukung Ekspor Kepiting Bakau Dari Papua - Realita Rakyat

KKP Dukung Ekspor Kepiting Bakau Dari Papua – Kementerian Kelautan dan Perikanan  (KKP) mendukung sejumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) pada bidang perikanan yang ada di Manokwari, Provinsi Papua. Sebab para pelaku usaha tersebut berhasil melakukan ekspor kepiting bakau hidup untuk pertama kalinya ke Singapura.

Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Rina menyebutkan bahwa bahwa kegiatan tersebut merupakan yang pertama, serta biasanya UMKM perikanan Manokwari tersebut hanya memasarkan produknya untuk pasar domestik.

“Ini tentu jadi kabar gembira bagi kita semua, kepiting bakau hidup dari Papua sudah bisa diekspor langsung ke Singapura,” kata Rina.

Rina menjelaskan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa komoditas perikanan Indonesia begitu diminati oleh pasar internasional. Sebagai permulaan, jumlah kepiting bakau hidup yang diekspor mencapai 120 ekor atau 4 koli. Selanjutnya para pelaku UMKM juga bisa melakukan terhadap ekspor, jika usaha mereka telah berbadan hukum seperti koperasi.

“Kami berharap ini akan terus meningkat seiring dengan tingginya permintaan pasar. Kita juga membuka diri, jadi siapapun bisa ekspor,” ujar Rina.

Baca Juga: 57 Mahasiswa di Kota Sorong Positif Covid-19

Pelaksanaan Ekspor Kepiting Dari Manokwari

KKP Dukung Ekspor Kepiting Bakau Dari Papua
Beritapapua.id – KKP Dukung Ekspor Kepiting Bakau Dari Papua – Koran Jakarta

Saat ini, ekspor dari Manokwari ke Singapura masih harus melalui Jakarta terlebih dahulu. Terkait hal ini, Rina menjelaskan bahwa jajarannya akan berupaya untuk melobi maskapai guna efisiensi rute sekaligus menghemat biaya transportasi.

“Alat angkut komoditi tersebut adanya rute Manokwari-Jakarta-Singapura. Namun kedepannya akan dilakukan efisiensi rute agar lebih mempermudah dan menghemat biaya transportasi,” jelas Rina.

Sementara itu, Pjs Bupati Manokwari, Robert Rumbekwan mengapresiasi UMKM dan seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun swasta yang turut terlibat menyukseskan ekspor tersebut. Robert berharap agar kegiatan ekspor perikanan dari Manokwari terus berlanjut hingga berdampak positif terhadap perekonomian setempat.

“Dengan adanya kegiatan ekspor di Manokwari dapat mendatangkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang cukup besar,” kata Robert.

Ini tentu jadi peluang besar bagi para pelaku usaha, khususnya yang berasal dari Papua. Sebab dengan kepiting bakau hidup dari Papua sudah bisa diekspor langsung ke Singapura dapat meningkatkan perekonomian.