PU Dan Bawaslu Papua Barat Cegah Klaster Pilkada Serentak
Beritapapua.id - KPU Dan Bawaslu Papua Barat Cegah Klaster Pilkada Serentak - Jubi

KPU Dan Bawaslu Papua Barat Cegah Klaster Pilkada Serentak – Penyelenggaraan Pilkada serentak pada di 9 Kabupaten Papua Barat diminta untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. KPU dan Bawaslu Papua Barat mensosialisasikan pentingnya penerapan protokoler kesehatan baik kepada para pasangan calon kepala daerah maupun masyarakat pendukungnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat, Paskalis Semunya mengatakan, pilkada serentak 2020 bisa sukses jika semua pihak, baik penyelenggara pemilu, para kandidat dan juga masyarakat patuh teehadap penerapan protokol kesehatan.

Lebih lanjut Paskalis mengatakan tahapan kampanye Provinsi Papua Barat pada 9 (sembilan) daerah pelaksana Pilkada 2020 berjalan aman. Dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. KPU secara berjenjang komitmen dengan penerapan protokol kesehatan. Dengan menggunakan APD kemudian memberikan kesempatan kepada Bawaslu untuk membubarkan kegiatan kerumunan warga yang berpotensi menimbulkan klaster penularan.

“Semua pihak bertanggung jawab atas pelaksanaan pilkada dan harus bersinergi baik penyelenggara pemilu, peserta pemilu, parpol pengusung, tim kampanye, Pemerintah daerah, Satgas COVID-19 dan Kepolisian. Dalam menerapkan protokol kesehatan baik secara tahapan maupun kemasyarakatan. Yang diikat dalam peraturan gubernur maka saya yakin klaster pilkada tidak ada terjadi ” kata Paskalis.

Bahkan dalam tahapan kampanye, KPUD pada sembilan daerah pelaksana Pilkada serentak, sedang memastikan tersedianya Alat Peraga Kampanye (APK). Sebelum didistribusikan kepada para kontestan.

Baca Juga: Polisi Menangkap Para Petinggi KAMI

Banwaslu Melaksanakan Pengawasan Terhadap Kepatuhan Protokol Kesehatan

KPU Dan Bawaslu Papua Barat Cegah Klaster Pilkada Serentak
Beritapapua.id – KPU Dan Bawaslu Papua Barat Cegah Klaster Pilkada Serentak – Bawaslu

Sementara itu, divisi hukum Bawaslu kabupaten Teluk Bintuni, Dani Balubun, mengatakan selain melakukan pengawasan tahapan Pilkada 2020. Bawaslu juga wajib melaksanakan pengawasan terhadap kepatuhan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 selama proses dan tahapan Pilkada.

Selanjutnya terkait pengaduan dugaan pelanggaran Pemilu, Bawaslu juga telah menerima pengaduan dari salah satu pasangan calon kontestan Pilkada. Namun masih dalam proses untuk dikaji.

“Setiap pertemuan baik di KPUD maupun di masa kampanye, kami juga lakukan pemantauan dan pengawasan untuk pastikan protokol kesehatan ditaati,” kata Dani.

Penyebaran Covid-19 Papua Barat Semakin Meningkat

Satuan tugas penanganan Covid-19 Provinsi Papua Barat meminta pihak penyelenggara pemilu secara berjenjang mengantisipasi klaster pilkada. Juru bicara satgas penanganan percepatan Covid-19 Papua Barat, dr. Arnold Tiniap mengatakan, Akhir-akhir muncul berbagai klaster penularan. Seperti klaster perkantoran, perbankan, tenaga kesehatan dan keluarga yang tersebar pada seluruh Kabupaten/Kota Papua Barat.

 “Kejadian ini sebenarnya menjadi pengalaman penting yang harus dievaluasi oleh semua pihak dalam rangka pencegahan Covid-19. Kandidat saja bisa terpapar yang dia tidak tahu dari mana dia dapat, nah ini yang harus dievaluasi,” kata dr Arnold Tiniap, Jumat (9/10/2020).

Menurut dr. Arnold, kewaspadaan dan rasa abai masyarkat itu tinggi sehingga bisa saja mempermudah penyebaran virus berjangkit ini dari satu daerah ke tempat lain secara cepat.