KPU Menunda Penetapan Tiga Paslon Bupati Papua
Beritapapua.id - KPU Menunda Penetapan Tiga Paslon Bupati Papua - Topik Papua

KPU Menunda Penetapan Tiga Paslon Bupati Papua – Rangkaian tahapan penyelenggaraan Pilkada serentak untuk Kabupaten di Provinsi Papua tertunda. Yang mana 11 kabupaten penyelenggara Pilkada Papua telah menetapkan calon tetap peserta Pilkada Serentak 2020. Namun dari 35 bakal calon yang terdaftar 31 di antaranya telah ditetapkan. Tiga bakal paslon masih dalam penyesuaian jadwal dan tahapan, sementara satu bakal paslon tidak memenuhi syarat.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih menunda penetapan tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati yang berasal dari beberapa Kabupaten. Yakni Kabupaten Yahukimo sebanyak satu calon dan Kabupaten Keerom sebanyak dua calon yang akan mengikuti Pilkada 2020.

Komisioner KPU Provinsi Papua, Melkianus Kambu mengatakan penetapan ketiganya akan dilakukan setelah KPU setempat melakukan revisi jadwal dan tahapan.

“Dari 35 bakal pasangan calon atau paslon yang terdaftar, 31 paslon memenuhi syarat. Dan masih tersisa tiga bakal paslon yang belum di tetapkan dan satu bakal paslon tidak memenuhi syarat dari Merauke,” kata Melkianus Kambu di kota Jayapura, Papua, Kamis (24/9/2020).

Baca Juga: Frengki Duwit, Pengusaha Jamur Tiram Sukses Asal Papua

Penyebab Penundaan Paslon Bupati

KPU Menunda Penetapan Tiga Paslon Bupati Papua
Beritapapua.id – KPU Menunda Penetapan Tiga Paslon Bupati Papua – Antara

Lebih lanjut Melkianus menjelaskan, penundaan tersebut sesuai dengan pasal 50 C ayat (1) PKPU Nomor 10 Tahun 2020 dan petunjuk teknis KPU nomor 742. Sehingga KPU provinsi atau KPU kabupaten/kota menunda tahapan pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani, dan bebas penyalahgunaan narkotika bagi bakal pasangan calon atau salah satu bakal pasangan calon yang positif Covid-19.

Apaun terkait bakal paslon dari Kabupaten Keerom, KPU setempat telah menjadwalkan penetapan untuk pasangan calon Piter Gusbager-Wahfir Kosasih pada 3 Oktober 2020. Sedangkan untuk pasangan calon dan Yusuf Wally-Hadi Susilo pada 6 Oktober 2020. Sementara, untuk Kabupaten Yahukimo, yakni pasangan Abock Busup -Yulianus Heluka. Hingga kini KPU Papua masih menunggu jadwal revisi dari KPU Yahukimo.

“Jadi, untuk revisi jadwal penetapan dua bakal paslon di Keerom sudah dilakukan KPU setempat. Itu pun setelah bapaslon yang bersangkutan sudah dinyatakan negatif Corona telah melakukan tahapan pemeriksaan kesehatan. Nah jika ada tiga paslon dan satu paslon-nya masih penyesuaian jadwal penetapan, maka KPU setempat tetap melakukan pengundian dengan menyiapkan 2 nomor untuk di undi,” Jelas Melkianus.

Sebagaimana Juknis KPU nomor 788 tahun 2020 tentang pengundian nomor urut calon bahwa pasangan calon yang telah ditetapkan sebagai paserta pilkada melanjutkan tahapan pengundian nomor urut. Contohnya, jika KPU Kabupaten Keerom baru menetapkan satu paslon. Maka secara otomatis paslon tersebut telah mendapat nomor urut 1 dan seterusnya.