KST Papua Kembali Menyerang TNI Yang Bertugas di Dua Lokasi Berbeda
beritapapua.id - Ilustrasi Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua. (Foto: Istimewa)

Kelompok separatis teroris (KST) Papua kembali melakukan aksi penyerangan kepada TNI di dua lokasi berbeda di hari yang sama, Kamis, 3 Maret 2022. KST melakukan penyerangan berupa tembakan kepada anggota TNI yang sedang bertugas.

Lokasi pertama, TNI ditembaki sekitar pukul 12.20 WIT di Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak. Saat itu, KST Papua menembaki anggota Kopasgat yang sedang jaga di Pos Jaga Runway 25 Satgas Lanud Kopasgat Paskhas Yonko 469/Pancawara.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga mengatakan bahwa dari penembakan KST Papua itu tidak ada korban jiwa. Dan akibat dari penembakan tersebut saat ini anggota TNI masih berjaga serta masih dalam Siaga 1.

“Personel yang berjaga di ujung Bandara Aminggaru Ilaga ditembaki sebanyak 4 kali. Laporan dari Kopasgat Lanud saat ini masih Siaga 1. Tidak ada laporan korban jiwa,” jelas Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, Kamis 3 Maret 2022.

Untuk lokasi kedua, KST Papua melakukan penyerangan kepada TNI di Pos Koramil Dambet Satgas Kodim Yonif R 408/SBH di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak pukul 12.45 WIT.

Erlangga juga mengatakan bahwa jarak dari insiden penembakan terhadap 8 karyawan Palapa Timir Telematika (PTT) sekitar 15 kilometer.

“Jarak dari insiden penembakan terhadap 8 karyawan Palapa Timir Telematika (PTT) yang diserang KST berjarak sekitar 15 kilometer,” jelasnya.

Penyerangan Terjadi Saat 12 Melaksanakan Patroli

Ia menjelaskan bahwa saat kejadian tersebut 12 personel Pos Koramil Dambet Satgas Kodim Yonif R 408/SBH sedang melaksanakan patroli. Selain itu ada beberapa anggota yang sedang memperbaiki saluran air dengan jarak dari Pos Koramil Dambet Satgas Kodim Yonif R 408/SBH sekitar 50 meter.

“Saat memperbaiki saluran air itulah, tiba-tiba KST menyerang dan menembaki TNI yang sedang berpatroli. Dari laporan Satgas ada sekitar 15 orang KST, dan ada yang membawa senjata laras panjang sebanyak 3 pucuk,” tambahnya.

Baca Juga: Pasien Covid-19 di Kota Jayapura Turun, Rustan Saru Minta Tetap Terapkan Prokes

Prajurit TNI Pos Koramil Dambet Satgas Kodim Yonif R 408/SBH berhasil mengusir dan menghalau KST mundur menuju ke arah Kampung Ogamki, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Akibat kejadian tersebut salah satu anggota TNI bernama Pratu Herianto mendapatkan luka tembak. Korban juga sudah mendapatkan perawatan di Puskemas Beoga.

“Pratu Herianto kena luka tembak dalam kejadian ini. Korban dalam keadaan sadar dan berada di Puskesmas Beoga. Esok hari akan dievakuasi ke Timika,” jelasnya.