Lawan Banten, Tim Softball Papua Barat Berhasil Raih Kemenangan
beritapapua.id - Tim softball putra Papua Barat akhirnya berhasil meraih kemenangan pertama di pertandingan kedua babak penyisihan grup cabang olahraga softball PON XX Papua 2021. (dok. Kemenpora)

Tim softball Papua Barat berhasil meraih kemenangan setelah mengalahkan tim softball Banten pada, Kamis (23/9/2021).

Kemenangan ini merupakan hasil dari penampilan gemilang tim softball Papua Barat dalam laga kedua di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX. Tim softball Papua Barat berhasil meraih kemenangan dari tim softball Banten dengan skor akhir 10 – 6.

Kedua tim tersebut berlaga di lapangan softball Agus Kafiar, Kampus Universitas Cenderawasih, Kota Jayapura.

Pada pertandingan itu tim softball PB sempat tertinggal 1 – 5 pada empat Inning awal. Namun, tim softball PB berhasil bangkit dan mencetak enam poin pada Inning ke-5, setelah Bobby Marani mencetak pukulan homerun.

Saat pertandingan sudah memasuki Inning ke-6, tim Papua Barat akhirnya berhasil memperlebar jarak dengan kembali mencetak tiga poin.

Pada Inning ke-7 tim softball Banten terus berusaha mengejar ketertinggalan, namun upaya itu tak membuahkan hasil. Pelempar (pitcher) Papua Barat justru membuat tim Banten harus kalah dengan skor akhir 10 – 6.

Pelatihan dari tim softball Papua Barat, Leonard Djakarsih sangat bergembira dengan hasil yang tim softball Papua Barat dapatkan kala memenangkan laga melawan tim softball Banten.

Meraih Hasil Sempurna

Ia mengatakan bahwa kerja keras tim untuk memenangkan laga itu akhirnya membuahkan hasil yang sempurna. Dan menurutnya tim softball Papua Barat menampilkan permainan yang begitu optimal kala melawan tim softball Banten.

Baca Juga: PPKM Manokwari Turun Menjadi Dari Level 3 Menjadi Level 2

“Banten sangat luar biasa. Tapi saya salut pemain saya, tidak ada kata menyerah. Walaupun kaki sampai keram, semuanya fight, dan itu sudah mereka buktikan,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih tim softball putra Banten yaitu Steven Pattiwael menilai kekalahan tersebut bisa terjadi akibat anak asuhnya sering melakukan kesalahan.

“Siapa yang paling banyak error, ya sudah, pasti kalah. Itu saja prinsipnya,” ujar Steven.

Ia juga mengakui bahwa performa tim Papua Barat saat bertanding menunjukan kegigihan meraih kemenangan dan pantang menyerah. Hal ini bukan tanpa alasan, karena tim Papua Barat yang sempat tertinggal akhirnya bisa membalikan keadaan dan meraih kemenangan.

“Kalau saya bilang, mereka lebih bagus, intinya begitu. Kita memang ada error, dan error adalah bagian dari permainan,” ujarnya.

Sebelumnya, pada pertandingan pertama, tim softball putra Papua Barat kalah dari DKI Jakarta dengan skor telak, 9 – 1. Sedangkan Banten menang dari juara bertahan Sulawesi Tenggara dengan skor 11 – 3.