Lima Kelurahan di Jayapura Masuk Zona Merah Covid-19
beritapapua.id - Lima Kelurahan di Jayapura Masuk Zona Merah Covid-19 - Inews

Kelima kelurahan yang berada di Kota Jayapura, Provinsi Papua ditetapkan oleh tim Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Covid-19 masuk kedalam kategori zona Merah Covid-19. Kelima Kelurahan tersebut terdiri dari Hamadi, Gurabesi, Waimhorok, Bhayangkara dan Entrop rencananya akan dilakukan penutupan karena dianggap memiliki angka kasus cukup tinggi. Yang mana pada Kabupaten yang ada di Kota Jayapura tersebut kasusnya cukup tinggi dibandingkan wilayah lainnya yang ada di provinsi Papua.

Dikutip dari Republika, Ketua Harian Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Welliam R. Manderinya, menyebutkan bahwa tren kasus yang naik terus di Jayapura, akhirnya setelah pertemuan dengan berbagai pihak diputuskan untuk diambil sebuah langkah untuk menutup daerah yang terbilang masuk dalam zona merah. Wlliem menambahkan bahwa hingga saat ini, Satgas Covid-19 akan memfokuskan pada penanganan di tingkat bawah. Pihaknya juga akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Pemerintah Kota Jayapura sesuai dengan instruksi Wakil Gubernur Papua.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jayapura Rustan Saru menanggapi kejadian ini dengan melakukan pengkajian dan pembicaraan dengan Wali Kota Jayapura, kepala distrik, kepala kelurahan dan RT/RW setempat. Untuk menetukan seperti apa langkah selanjutnya yang diambil. Sementara untuk saat ini masih akan dilihat terlebih dahulu perkembangannya. Karena masih belum dilakukan analisa situasi.

Baca Juga: Ketika Rafael Nadal Berhasil Menguras Federer

Banyak Tenaga Kesehatan di Zona Merah Ikut Terpapar

Rustan Saru mengakui banyaknya tenaga kesehatan yang ikut terpapar Covid-19. Sehingga mengakibatkan sejumlah rumah sakit harus membatasi pelayanannya. Diketahui sejauh ini sudah ada tiga rumah sakit di Kota Jayapura yang sudah membatasi pelayanan.

Dari total tujuh rumah sakit yang ada di Kota Jayapura, tiga rumah sakit yakni RSUD Jayapura, RS Provita dan RS Bhayangkara yang menurut Laporan Gugus Tugas sudah membatasi pelayanan. Adapun untuk RSUD Jayapura dan RS Provita pembatasan dilakukan karena tenaga medisnya terbatas setelah terpapar Covid-19. Sedangkan untuk pembatasan di RS Bhayangkara disebabkan karena ruang perawatan penuh dengan pasien Covid-19 dan non-corona.

Lebih lanjut Rustan Saru mengaku belum bisa memastikan berapa tenaga kesehatan yang positif Covid-19. Ia memperkirakan lebih dari 100 orang tenaga kesehatan yang positif dan terbanyak di RSUD Jayapura.

Dilihat dari angka total pasien positif Covid-19 di Kota Jayapura yang telah mencapai 1.590, di mana dari jumlah tersebut 980 pasien masih dirawat, 590 orang telah sembuh dan 20 meninggal dunia. Sedangkan di seluruh wilayah Provinsi Papua sudah ada 2.652 kasus positif Covid-19, di mana dari jumlah tersebut 1.365 pasien masih dirawat, 1.257 telah sembuh dan 30 meninggal dunia.