Limbah Radioaktif Ditemukan di Perumahan Batan Indah Serpong
beritapapua.id - Limbah Radioaktif Ditemukan di Perumahan Batan Indah Serpong - news.detik.com

Limbah Radioaktif Ditemukan di Perumahan Batan Indah Serpong – Baru-baru ini masyarakat Tangerang Selatan dihebohkan dengan kemunculan radiasi dari senyawa radioaktif yang berada di lingkungan Perumahan Batan Indah, Serpong Tangerang Selatan.

Temuan ini kemudian ditelusuri oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dan menemukan unsur radioaktif di sebuah lapangan kosong Perumahan Batan Indah, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan.

Saat ditemukan nilai paparan radiasi lingkungan di daerah tersebut masih dalam status normal, namun kini terjadi peningkatan atau kenaikan nilai paparan radiasi di sebuah area tanah kosong Perumahan Batan Indah.

Menurut BAPETEN limbah radioaktif tersebut tidak berasal dair kebocoran fasilitas nuklir yang ada di Serpong. Menurutnya fasilitas nuklir di Serpong masih aman dan tidak ada kebocoran. Lebih lanjut, BAPETEN justru memperkirakan limbah tersebut sengaja dibuang oleh oknum tertentu di daerah perumahan tersebut.

“Jadi intinya begini, perlu ditegaskan bahwa ini bukan kebocoran atau kejatuhan atau fall out, gitu. Semata-mata mungkin ini memang ada yang meletakkan, menaruh, membuang, atau apa pun. Kita akan menginvestigasi lebih lanjut,” kata Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik BAPETEN Indra Gunawan

Saat ini BAPETEN dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sedang berkerja sama untuk melakukan proses identifikasi dari sempel tanah yang terpapar oleh limbah radioaktif tersebut. Diketahui bahwa limbah radioaktif tersebut merupakan Cesium (Cs) 137.

Baca Juga: Korban Pemerkosaan di Cimahi Akhirnya Meninggal Dunia

Lalu Apa Itu Radioaktif dan Seberapa Bahayanya Cs 137 Jika Terpapar ke Tubuh Manusia?

Dikutip dari batan.go.id Radioaktivitas adalah kemampuan inti atom yang tidak stabil untuk memancarkan radiasi menjadi inti yang stabil. Materi yang mengandung inti tak stabil memungkinkan untuk memancarkan radiasi, disebut juga zat radioaktif. Radioaktivitas suatu unsur radioaktif (radionuklida) ditunjukkan oleh konstanta disintegrasi (l), yang menyatakan perbandingan disintegrasi tiap detik, dan waktu paro (t½). Kedua besaran tersebut bersifat khas untuk setiap radionuklida. Berdasarkan sumbernya, radioaktivitas dibedakan atas radioaktivitas alam dan radioaktivitas buatan. Radioaktivitas buatan banyak digunakan di berbagai bidang.

Selanjutnya, kandungan radioaktif dalam serpihan Cs 137 atau Cesium 137 yang ditemukan di sebuah area kosong ternyata memiliki dampak negative bagi kesehatan manusia yang terpapar secara terus menerus.

Hal ini dijelaskan oleh Kepala Biro Hukum Kerjasama dan Komunikasi Publik BAPETEN, Indra Gunawan. Dia menyebutkan kalau secara umum radioaktif memang memiliki efek berbahaya bagi kesehatan manusia karena bisa mengakibatkan kanker dan mandul.

“Dampak kesehatan tentu ada, secara umum penyakit yang muncul yakni kanker lalu bisa juga mandul. Dan ini efek dalam dan efek tunda, jadi enggak spontan, seperti gatal-gatal,” kata Indra

Namun begitu, Indra memastikan paparan radioaktif di perumahaan itu tidak cukup mengkhawatirkan karena jangkauan paparannya hanya sebatas lingkaran garis pengaman yang sudah dipasang BAPETEN.