Lomba Marathon, TNI-Polri Perketat Keamanan di Kuala Kencana
beritapapua.id - Pengamanan di wilayah Kuala Kencana Mimika. (foto: Antara)

TNI-Polri akan memperketat pengamanan di Kuala Kencana saat lomba lari marathon pada PON XX. Kota Kuala Kencana sendiri akan mempertandingan atletik nomor lari marathon putra dan putri serta jalan cepat putra dan putri pada PON XX Oktober 2021 nanti.

Upaya ini juga agar nantinya perhelatan PON XX bisa berlangsung secara aman dan tetap kondusif tanpa adanya ganguan. Hal ini lantaran di wilayah tersebut pernah menjadi lokasi teror kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Kapolres Mimika, AKBP Era Adhinata mengatakan, pengamanan di Kuala Kencana yang merupakan kota pusat perkantoran PT Freeport Indonesia akan ada penambahan aparat keamanan dari personel TNI-Polri. Hal ini merupakan upaya agar bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Ia juga mengatakan bahwa sebelum berjalannya pertandingan, pihaknya akan mengerahkan beberapa anggota untuk memeriksa area sekitar venue pertandingan.

“Sebelum pertandingan, maka seluruh area sudah kita kelilingi. Kami pastikan itu,” kata AKBP Era Adhinata di Kota Timika, Kabupaten Mimika, Senin (20/9/2021).

Ia mengatakan aparat keamanan TNI-Polri akan terus memberi perhatian khusus terhadap pengamanan Kota Kuala Kencana selama pertandingan berlangsung.

Pernah Menjadi Lokasi Aksi Teror KKB

Menurutnya adanya pengawasan tersebut lantaran kawasan Kota Kuala Kencana pernah menjadi lokasi teror KKB.

Ia menjelaskan pada 30 Maret 2020, KKB menyerang perkantoran PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana saat karyawan tengah beraktivitas. Insiden itu mengakibatkan satu pekerja berkewarganegaraan Selandia Baru meninggal dunia dan beberapa pekerja lainnya terluka.

Baca Juga: Hendak Evakuasi Jenazah, Satu Prajurit TNI Gugur Tertembak KKB

Untuk itu dengan adanya penambahan personel aparat keamanan dari TNI-Polri ini bisa mengurangi ancaman dan mengantispasi terulangnya kejadian tersebut.

Ia juga berharap semua pertandingan yang terlaksana di wilayah itu bisa berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan dan ganguan.

Sementara itu, untuk mengamankan PON XX Papua di Klaster Kabupaten Mimika, aparat TNI-Polri mengerahkan sebanyak 1.500 personel yang terdiri atas 997 personel Polri dan 485 personel TNI.

Khusus Polri, akan ada penambahan sebanyak 432 personel yang didatangkan dari luar, yaitu 400 personel Brimob Polda Sulut, Polda Kalimantan Tengah, dan beberapa polda lainnya, serta ditambah 32 personel Polres Asmat.