Lukas Enembe Berencana Akan Pulang ke Papua Pada Bulan Juli
beritapapua.id - Lukas Enembe, Gubernur Papua. (foto : istimewa)

Kemendagri telah menunjuk Sekda Papua, Dance Yulian Flassy, sebagai Plh Gubernur Papua dengan alasan untuk memastikan pelayanan publik terus berjalan menggantikan Lukas Enembe. Sampai saat ini Lukas masih berada di Singapura dan rencananya ia akan kembali ke Papua pada Juli mendatang.

Jubir Lukas Enembe, Muhammad Rifai Darus juga telah mengkonfirmasi terkait dengan rencana kepulangan Lukas Enembe pada Juli nanti.

“Kondisi beliau sehat dan baik. Saat ini masih di Singapura untuk check up berkala. Bulan Juli sudah kembali ke Tanah air,” ujar Muhammad Rifai Darus, Selasa (29/6/2021).

Dia mengatakan Lukas sangat terbuka untuk melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan pihak Kemendagri. Yang terpenting, komunikasi dan koordinasi yang sudah terbangun tidak hanya berdasarkan hanya opini.

“Dan komunikasi dengan Pak Gubernur dengan Pak Mendagri sangat baik dan lancar,” ungkapnya.

Rifai juga menegaskan sikap Lukas masih sama seperti beberapa hari lalu yang menyayangkan penunjukan Dance sebagai PLH, dan menolak berkomentar banyak soal ini lagi.

Tidak Ada Koordinasi Dengan Lukas Enembe, Gubernur Papua

Rifai menyebut penunjukan Dance tidak ada koordinasi dengan Lukas sebagai Gubernur Papua yang masih aktif. Penunjukan itu sendiri terjadi pada, Jumat (24/06/21) kemarin.

“Hingga hari ini perlu ditegaskan bahwa Bapak Lukas Enembe masih aktif sebagai Kepala Daerah Provinsi Papua. Gubernur Papua menyayangkan adanya Surat Mendagri melalui Dirjen Otda (tanggal 24 Juni) tentang penunjukan Plh Gubernur Papua.

Baca Juga : DPPAD Papua Akan Wujudkan Pembelajaran Luring di Sekolah

Selain itu, Kami melihat ada indikasi maladministrasi yang terjadi. Sebab, penunjukan tersebut melalui prosedur dan mekanisme yang benar,” ujar Rifai dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, Kemendari melalui Kapuspen Benni Irwan buka suara soal alasan penunjukan Dance sebagai Plh.

“Pemerintah pusat dan pemerintah daerah Provinsi mempunyai semangat yang sama untuk memastikan agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan sekaligus pelayanan publik di Provinsi Papua berjalan denhan sebaik-baiknya,” kata Benni.

Benni menyebut penunjukan Plh Gubernur jadi upaya untuk mempercepat penyaluran dana alokasi khusus (DAK) fisik tahun 2021. Sebab, proses penyalurannya memerlukan dokumen yang perlu tandatangan kepala daerah.