Mahasiswa di Luar Papua Minta Pemda Maybrat Berikan Bantuan
beritapapua.id - Mahasiswa di Luar Papua Minta Pemda Maybrat Berikan Bantuan - Medcom

Mahasiswa di Luar Papua Minta Pemda Maybrat Berikan Bantuan – Pada tanggal 26 maret 2020, Bupati Maybrat Bernad Sagrim mengatakan bahwa akses keluar maupun masuk dibatasi hingga 9 april 2020. Status ini kemudian diperpanjang sampai sekarang. Sesuai Surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 tahun 2020 Bupati Maybrat Bernad Sagrim telah membentuk Tim gugus tugas percepatan penanganan dan pencegahan Covid-19 dan dana sebesar 43 milyar telah dikucurkan.

Tetapi sampai sekarang, kata dia, Mahasiswa Maybrat di seluruh Indonesia belum merasakan manfaat dari dana tersebut. Akibat dari pembatasan akses, aktivitas ekonomi dan pemerintahan terganggu. Karena hal itu, pendapatan masyarakat menurun dan secara langsung berdampak terhadap nasib mahasiswa.

“Karena hampir sebagian besar mahasiswa yang berada diluar papua tidak memiliki pekerjaan sampingan, nasib mahasiswa bergantung kepada orang tua. Pada hal tanggal 9 april 2020 pemerintah kabupaten Maybrat melalui Dinas Pendidikan Korneles Kambu mengatakan bahwa nasib mahasiswa akan diperhatikan. Sampai saat ini janji tersebut belum terealisasi,” kantanya.

Selain itu katanya, menyebarnya Covid-19 di Indonesia yang semakin parah, kehadiran aparat Militer (TNI-Polri) dengan jumlah yang sangat banyak membuat masyarakat Maybrat di Wilayah Aifat Timur hidup ditengah bayang-bayang ketakutan dengan ancaman teror, intimidasi bahkan pembunuhan, akibatnya masyarakat mengamankan diri kehutanan dan mengungsi ke distrik tetangga, Kondisi ini semakin parah ditengah menyebarnya Covid-19.

“Seharusnya pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Maybrat seharusnya menanggapi dengan cepat dan hadir sebagai pelindung masyarakat. Hal ini justru terbalik. Pemerintah sangat lambat, mengumbar janji palsu atau Hoax, sibuk urus birokrasi. Mahasiswa justru dikecam oleh bupati Maybrat Bernad Sagrim karena Mahasiswa melakukan aksi yang menuntut realisasi janji Pemerintah Kabupaten Maybrat melalui pernyataan Kepala Dinas Pendidikan,” tegas Ruben.

Baca Juga: Tumbuhan dari Papua Penangkal Virus Corona

Sikap Mahasiswa

  1. Mendesak Pemerintah Kabupaten Maybrat (Pemda Maybrat) melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat untuk segera memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Surabaya dan Seluruh Indonesia.
  2. Menuntut pertanggungjawaban Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat atas pernyataan di media Radar Sorong  tanggal 9 april 2020.
  3. Meminta Transparansi Pemerintah Kabupaten Maybrat terhadap penggunaan anggaran Covid-19.
  4. Mendesak Pemerintah Kabupaten Maybrat menghentikan operasi militer di Wilayah Aifat timur dan mendorong Pemerintah Kabupaten Maybrat bersama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni untuk dialog penyelesaian masalah.