Mahasiswa Unesa Surabaya Jadi Korban Pelecehan Seksual Oleh Dosen Pembibing
beritapapua.id - Ilustrasi pelecehan seksual. (Foto: Shutterstock)

Di Indonesia pelecehan seksual pada akhir-akhir ini semakin melajarela,salah satu contoh yang lagi hangat dibicarakan yaitu Salah seorang Dosen Universitas Negeri Surabaya (Unesa) diduga melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah mahasiswinya. pihak kampus unesa juga tengah mengasut kasus tersebut.

Kejadian tersebut bermula saat seorang mahasiswi berinisial A sedang melakukan bimbingan skripsi di lantai Gedung K1. Gedung K1 merupakan sebuah gedung jurusan hukum yang dulu digunakan sekitar awal tahun 2020.

Saat itu, mahasiswi A menunggu waktu senggang dosen H untuk bimbingan skripsi. “H mulai mendekat pada korban A, dan ketika jarak semakin dekat, H berkata pada korban A, ‘Kamu cantik’. Tidak lama setelah berkata demikian, H mencium korban A,” lanjut mereka.

Sejak kejadian tersebut mahasiswi A merasa ketakutan untuk melakukan bimbingan skripsi. Padahal dia harus menyelesaikan revisi skripsi sebelum tanggal terakhir Surat Penetapan Kelulusan (SPK).

Dalam kejadian tersebut pihak Unesa juga sudah membentuk tim yang berasal dari jurusan Hukum Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum.

Baca Juga: Balasan Setimpal Kepada Pelaku Pemerkosaan 13 Orang Santri

“Betul. Kasus ini, sedang diusut tim dari Jurusan Hukum Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Unesa,” kata Humas Unesa, Vinda Maya, Senin (10/1).

Tim tersebut, kata Vinda, Tengah melakukan investigasi dan menghimpun bukti-bukti terkait kasus ini. Supaya dugaan pelecehan yang dilakukan dosen kepada mahasiswinya segera terungkap.

“Tim melakukan investigasi dan mengumpulkan bukti-bukti terhadap dugaan tindakan kekerasan seksual ini,” ucapnya.

Dalam penyelesaian perkara , biasanya pihak Rektorat akan memanggil pihak yang bersangkutan , melalui loby -loby dikemas mediasi dan memberi hukuman yang setimpal utuk sipelaku.