Mahfud MD Pimpin Rapat Koordinasi Virtual
Mahfud MD Pimpin Rapat Koordinasi Virtual

Dalam rangka Sinergitas Keamanan dan Penegakan Hukum Mahfud MD pimpin Rapat Koordinasi Virtual. Kegiatan ini juga di ikuti oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono. Kegiatan itu berlangsung dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Selain Menkopolhukam Mahfud MD yang memimpin, Mendagri Tito juga menjadi pemimpin dalam Rapat tersebut.

Mahfud MD dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan Rapat Koordinasi Virtual memiliki nilai strategis dalam rangka Sinergitas Keamanan dan Penegakan Hukum.

Ia juga mengatakan pelaksanaan Rapat Koordinasi sangat penting untuk menyambut Bulan Ramadhan yang mana juga masih dalam situasi Covid-19.

“Rapat ini merupakan hal yang penting karena kita akan segera memasuki Bulan Ramadhan dan masih dalam situasi Pandemi Covid-19,” ujarnya.

Mahfud MD : Perlu Menjaga Keadaan Yang Sudah Mulai Membaik Dari Covid-19

Ia juga menambahkan dalam hal ini menyampaikan bahwa keadaan sudah mulai membaik dari Covid-19. Dan oleh karena itu perlu menjaganya dengan pemerintah mengeluarkan keputusan yang tepat terkait pembatasan dalam melaksanakan aktfitas sehari-hari.

“Dengan keadaan yang mulai membaik, pemerintah memutuskan melarang kegiatan mudik agar kondisi ini jangan sampai rusak oleh kegiatan-kegiatan yang menghambat pemerintah dalam memerangi Pandemi Covid-19,” tambah Mahfud MD.

Dalam hal ini Pemerintah bersama Kementerian Agama mengambil langkah untuk mengatur tata cara beribadah di masing-masing wilayah. Namun aturan tersebut tetap menyesuaikannya sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga : DPD M1R Salam Sarane Papua Barat Galang Dana For NTT

“Pengawasan tersebut juga harus dipedomani oleh Pejabat daerah untuk mengawasi pergerakan masyarakat sehingga tidak keluar dari peraturan dan Protokol Kesehatan,” ujar Mahfud.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat harus selalu tanggap dan memperhatikan Politik Dalam Negeri. Seperti halnya isu politik dalam ceramah agama selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Hal ini untuk mencegah adanya politisasi aksi terorisme dan politisasi kebijakan pemerintah terkait larangan mudik lebaran tahun 2021.

Sementara itu Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas menambahkan bahwa akan mengeluarkan surat edaran dari Kementerian Agama. Surat edaran tersebut terbit agar dapat menjalankan Ibadah sejalan dengan hukum agama dan aturan Pemerintah.

“Untuk membantu Pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19, kami dari Kementerian Agama akan mengeluarkan surat edaran beserta himbauan dalam pelaksanan ibadah di bulan Ramadhan agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan yang sudah diberlakukan oleh Pemerintah,” jelas Menteri Agama.