Mamah Dedeh, Pendakwah Kondang Dikabarkan Positif Covid-19
Beritapapua.id - Mamah Dedeh, Pendakwah Kondang Dikabarkan Positif Covid-19 - Radar

Mamah Dedeh, Pendakwah Kondang Dikabarkan Positif Covid-19 – Dedeh Rosidah atau lebih akrab disapa Mamah Dedeh positif covid-19. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Susanto, Ketua Rukun Warga (RW) tempat Mamah Dedeh tinggal. Ia mengatakan jika kini Mamah Dedeh telah berada di rumah sakit wilayah Ciputat, Tangerang Selatan.

Sementara itu terungkap pula dua anak Mamah Dedeh dinyatakan positif, setelah tes SWAB dan melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Nisa yang juga anaknya mengungkapkan, kedua kakaknya bisa tertular karena mereka sering berkunjung dan sempat merawat sang ibunda ketika sakit.

Abdel Achrian salah satu orang terdekat, membeberkan kondisi terkini Mamah Dedeh usai dinyatakan positif Covid-19. Komedian 50 tahun ini menjelaskan, Mamah Dedeh saat ini sudah sembuh dan diperbolehkan pulang. Bahkan, Abdel menyebutkan ustazah yang kini berusia 69 tahun ini sudah bisa bercanda seperti biasa lagi.

“Iya Mamah positif covid, sudah pulih dan sekarang sudah boleh pulang, sudah bisa bercanda-canda kok,” kata Abdel saat dihubungi awak media, Rabu 17/11/2020.

Sebelumnya Mamah Dedeh sempat bersilaturahmi ke Graha BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Didampingi Letjen Doni Monardo berkeliling melihat bencana alam yang pernah terjadi serta potensi bencana yang ada di Indonesia. Mamah Dedeh saat itu menghimbau untuk menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. Beliau juga mengingatkan pada kelompok usia rentan COVID-19, termasuk kelompok lansia.

Baca Juga: Warga Papua Barat Periksa Kesehatan Rutin Untuk Mencegah Covid-19

Inilah Alasan Kenapa Covid-19 Lebih Mudah Menyerang Lansia

Seiring pertambahan usia, tubuh akan mengalami berbagai penurunan akibat proses penuaan. Sistem imun sebagai pelindung tubuh pun tidak bekerja sekuat ketika masih muda. Inilah alasan mengapa orang lanjut usia (lansia) rentan terserang berbagai penyakit, termasuk COVID-19 yang disebabkan oleh virus Corona.

Berdasarkan data dari WHO, lebih dari 95% kematian akibat virus corona berasal dari kelompok usia lebih dari 60 tahun. Lalu, lebih dari 50% yang mengalami gejala berat adalah mereka yang berusia lebih dari 80 tahun ke atas. Maka dari itu WHO Indonesia merekomendasikan untuk mengajak lansia melakukan gaya hidup sehat. Contoh gaya hidup sehat yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi makanan kaya gizi.

Oleh karena itu, pencegahan virus Corona pada lansia perlu dilakukan lebih ketat dan perawatan di rumah  pun perlu lebih diperhatikan. Orang lanjut usia yang mengalami demam dengan batuk, pilek, atau sesak napas perlu segera diperiksakan ke dokter, terutama bila sudah memiliki penyakit kronis.