Manajemen Persipura Jayapura Masih Menunggu Kepastian Piala AFC
beritapapua.id - Skuad Persipura saat berlatih (foto : istimewa)

Manajemen Persipura Jayapura masih terus menunggu kejelasan dari federasi sepakbola Indonesia (PSSI) dan Konfederasi sepakbola Asia (AFC) perihal kepastian status turnamen Piala AFC Zona ASEAN. Pasalnya, sampai saat ini, belum ada kejelasan soal negara mana yang bersedia menjadi tuan rumah.

Mundurnya Singapura sebagai tuan rumah di Grup H dan Grup I memberikan dampak besar bagi dua wakil dari Indonesia. Selain Persipura Jayapura, Bali United juga menjadi perwakilan tim dari Indonesia untuk ikut serta dalam Piala AFC.

Keduanya sampai sejauh ini belum ada informasi yang jelas terkait penampilan kedua tim itu di Piala AFC. Sebenaranya jadwal dari kedua wakil Indonesia ini akan melakukan laga perdana pada 29 Juni nanti.

Karena ketidakjelasan itu, skuad kebanggaan masyarakat Papua itu saat ini sedang diistirahatkan, setelah 2 bulan lebih menjalani pemusatan latihan (TC) di Pulau Jawa, sambil menanti kepastian dari PSSI maupun AFC.

Manajer tim berjulukan Mutiara Hitam, Arvydas Ridwan Madubun alias Bento, mengatakan pihaknya belum mendapatkan kepastian dari AFC.

“Belum ada informasi ke kita. Kita lihat saja nanti, kalau sudah ada kejelasan info kita akan ambil langkah yang sesuai dengan kebutuhan tim,” kata Bento, Senin (28/6/21).

Ketum Persipura Masih Bergantung Pada PSSI

Sementara itu, Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano mengaku saat ini pihaknya masih bergantung pada federasi sepakbola Indonesia, PSSI.

“Berapa waktu lalu saya bersama Menpora dan Menkominfo sedang bercakap-cakap, katanya Pak Presiden menanyakan kabar kita Persipura dan Bali United di Piala AFC, dan saya menjelaskan apakah PSSI siap menjadi tuan rumah, karena Singapura kan mundur karena Covid-19,” kata Tomi Mano.

Baca Juga : Jelang PON XX, Bupati Jayapura Tegaskan Warga Untuk Vaksinasi

“Mereka juga bertanya apakah Persipura siap jadi tuan rumah, karena ada Stadion Lukas Enembe, tapi saya bilang stadion yang sudah diverifikasi ialah Stadion Mandala dan Stadion Lukas Enembe belum diverifikasi. Saya mengatakan bahwa Persipura siap untuk tampil di AFC, tapi kita sekarang masih menunggu PSSI tentang hal ini,” tambahnya.

Tomi Mano tak mau hanya modal optimis bahwa Persipura siap tampil di Piala AFC membela panji Indonesia. Tapi, ia juga mengakui betapa sulitnya menjadi tuan rumah.

Pasalnya kata Mano, biaya yang dibutuhkan untuk menjadi tuan rumah di kejuaraan sekelas Piala AFC tidaklah sedikit. Untuk itu, pihaknya kini tengah menanti respons PSSI untuk menyikapi hal tersebut.

“Kalau kita sebagai tuan rumah biayanya besar sekali. Saya pikir Bali United juga tidak bisa. Hal ini kita serahkan semua kepada PSSI,” pungkasnya.