Maria Jacoba Samuel
Maria Jacoba Samuel, Tentara Perempuan Papua yang Mirip Bule

Maria Jacoba Samuel adalah Sersan Dua dari Korps wanita TNI AD (KOWAD) yang bertugas di Pusdik Kowad di Lembang, Jawa Barat. Menariknya, parasnya yang mirip perempuan dari Eropa ini berasal dari timur Indonesia, Papua.

Banyak yang mengira Pembina pendidikan Dasar Keprajuritan Siswa Pendidikan Pertama Bintara ini berasal dari luar Indonesia. Ini karena rambutnya yang pirang, mirip seperti orang barat. Wajahnya pun tak seperti orang Nusantara kebanyakan. Kulitnya putih dan hidungnya mancung. Sekilas, memang terlihat ada keturunan orang timur Indonesia.

Serda Maria mengaku bahwa ia berasal dari Jayapura, Papua. Namun, kedua orang tuanya bukan berasal dari sana. Ibunya berasal dari Ambon dan kebetulan keluarganya punya keturunan Belanda. Begitu ungkap Maria.

“Mama dari Ambon. Orang tua kebetulan ada turunan Belanda,” ujarnya.

Serda asal Jayapura ini memang berniat untuk menjadi seorang tentara. Ia mengaku bangga karena ini adalah kebanggan keluarganya. Ayahnya seorang anggota TNI AL dan pamannya seorang anggota TNI AD.

Maria mengaku sangat bangga karena ia kini berhasil membuktikan kepada keluarganya bahwa ia mampu. Terlebih, kini menyandang status sebagai Sersan Dua, seorang pelatih Pusdik Kowad.

“Setelah saya jadi tentara, sa rasa sangat bangga, sa bisa menunjukkan kepada keluarga bagaimana perjuangan menjadi Kowad. Terlebih khusus saya bangga menjadi pelatih Pusdik Kowad,” tutur Maria.

“Saya punya harapan untuk adik-adik khususnya yang ada di Papua. Saya berharap jangan patah semangat, yang mau masuk tentara terus berlatih, terus mencoba, jaga kesehatan,” Imbuh Maria.

Kisah Rambut Pirang Maria: Sering Mendapat Teguran Atasan

Baca juga: Jangan Caci Hari Senin! Sebab, Ada Kemuliaan Padanya

Rambut berwarna emas miliknya memang bawaan sejak lahir. Ini karena ada turunan orang Belanda dalam keluarga Serda Maria. Gara-gara rambutnya ini, Maria kerap mendapat teguran dari atasan.

“Sering kena teguran. Ya, hanya bisa bilang rambut asli, turunan orang tua. Akhirnya, tidak ditanyakan lagi,” katanya.

Dulu, Maria sempat berusaha untuk menyemir rambutnya agar berwarna hitam. Namun, rambut itu kembali menjadi emas layaknya perempuan Eropa. Tak hanya sekali, bahkan tiga kali. Setelah memberikan alasan bahwa itu sebab faktor keturunan, akhirnya ia tidak mendapat teguran lagi.

Rambut tersebut pula menjadi ciri khas Serda Maria sebagai seorang anggota Kowad.