Marshanda Menjadi Saksi Terkait Kematian Putri Karen Pooroe
beritapapapua.id - Marshanda Menjadi Saksi Terkait Kematian Putri Karen Pooroe - Jarrak Selebritis

Bintang sinetron dan penyanyi Marshanda, telah memenuhi panggilan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis 6/8/2020. Kedatangan Marshanda ke polres untuk menjadi saksi dan menjalani pemeriksaan terkait kematian Zefania Carina, putri Karen Pooroe dan Arya Satria Claproth.

Sebagai warga negara yang baik, Marshanda bersikap kooperatif untuk memenuhi panggilan tersebut. Hal itu diungkapkannya seperti terlihat pada tayangan di kanal YouTube Indonesia Pilihan (Inpil), “Marsyanda Dipanggil Polisi Terkait Apartemen Maut”.

Saat ditemui usai pemeriksaan, Marshanda mengatakan sosok Arya bukanlah sosok yang temperamental seperti yang disangka orang-orang. Bahkan menurut Marshanda, Arya merupakan sahabat sekaligus guru baginya. Mungkin tidak banyak yang tahu jika Marshanda adalah pemilik unit apartemen yang disewa Arya dan sekaligus tempat kejadian dugaan terjadinya kematian Zefania Carina.

Sebelumnya, wanita kelahiran Jakarta, 10 Agustus 1989 ini sempat mendapat panggilan namun ia tak bisa hadir. Marshanda akan siap membantu pihak kepolisian menyelesaikan kasus ini. Hanya saja memang perlu memberitahunya dari jauh-jauh hari. Sementara itu, kehadirannya sebagai saksi ini diakui Marshanda cukup menyita waktu. Pasalnya saat ini ia tengah disibukkan dengan penggarapan sebuah film.

Baca Juga: Gaji Tambahan di Tengah Pandemi

Kronologi dari Kematian Putri Karen Pooroe, Zefania Carina

Putri dari penyanyi Karen Pooroe, dikabarkan meninggal dunia karena terjatuh dari lantai 6 balkon apartemen di kawasan Jakarta Selatan yang diketahui merupakan tempat tinggal ayah Zefania, Arya Satria Claproth. Saat kejadian tersebut, sang anak tidak bersama ayahnya karena sedang bekerja diruangannya.

Tetapi sayangnya, Karen selaku ibu dari Zefania tidak langsung mengetahui kematian anaknya sendiri. Barulah setelah 12 jam kejadian, ia mendapat kabar dari pihak kepolisian.

“Mba Karen itu dihubungi polisi jam 11 siang tadi. Setelah 12 jam anaknya meninggal, mba Karen baru tahu dan tahunya dari polisi” ungkap Wemmy Amanupunyo, kuasa hukum Karen.

Sebelumnya, Karen sempat mengadu ke Komnas Anak karena sudah berbulan-bulan tidak bisa bertemu anaknya. Karen juga sempat bersitegang dengan Arya perihal anak mereka. Polemik keduanya berawal dari dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Arya kepada Karen di tahun 2019.