Marthen Indey, Pahlawan Nasional Dari Tanah Papua 
Beritapapua.id - Marthen Indey, Pahlawan Nasional Dari Tanah Papua - Boombastis

Marthen Indey, Pahlawan Nasional Dari Tanah Papua – Marthen Indey merupakan salah seorang Pahlawan Nasional yang berjuang dalam melawan penjajah. Ia sempat berprofesi sebagai polisi pemerintah kolonial Belanda berbalik mendukung Indonesia. Bahkan ia pernah diasingkan setelah bertemu dengan beberapa tahanan politik. Hal itu terjadi pada saat ia bertugas untuk menjaga para tahanan politik. Peristiwa tersebut secara tidak langsung menumbuhkan jiwa nasionalismenya dalam pertempuran melawan penjajah.

Perjuangan Marthen dalam membela Tanah Papua membuatnya menjadi salah saeorang tokoh mendorong bergabungnya Irian Jaya ke dengan Indonesia. Tak jarang dalam perjuangannya ia sering menerima penolakan. Salah satunya saat ia merencanakan untuk menangkap aparat pemerintah Hindia Belanda. Yang mengakibatkannya Belanda memindahkannya ke Australia saat Jepang mulai memasuki Irian. Saat kepulangannya ke Indonesia pada tahun 1944, Marthen Indey mendapat tugas untuk melatih Anggota Batalyon Papua bentukan Belanda untuk menghadapi Jepang. Bahkan ia sempat bergabung dalam menyiapkan pemberontakan menumbangkan kekuasaan kolonial Belanda dan memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Namun sayangnya rencana tersebut gagal dalam pelaksanaannya karena terungkap oleh Belanda.

Marthen Indey kemudian bergabung menjadi anggota Komite Indonesia Merdeka (KIM). Bahkan sempat menjadi ketua organisasi Partai Indonesia Merdeka (PIM). Ia juga sempat memimpin delegasi 12 kepala suku untuk menyampaikan protes terhadap maksud Belanda memisahkan Irian Barat dari Indonesia. Kemudian menyampaikan Piagam Kota Baru kepada Presiden Soekarno tentang tekad penduduk Irian Jaya untuk tetap setia kepada Republik Indonesia. Ia bahkan sempat berangkat ke New York untuk melakukan perundingan agar Irian Barat yang dalam pemerintahan sementara PBB secepatnya masuk kembali pada NKRI.

Marthen juga ikut bergabung dalam dunia Politik, dengan ikut bergabung sebagai Anggota MPRS mewakili Irian Jaya sejak tahun 1963 hingga 1968. Tak hanya itu, ia juga menjadi kontrolir perbantuaan pada Residen Jayapura dan berpangkat Mayor Tituler selama dua puluh tahun.

Baca Juga: Semangat Silas Papare Memperjuangkan Papua dari Tangan Penjajah

Kehidupan Pribadi Marthen Indey

Marthen lahir pada tanggal 16 Maret 1912 di Doromena, Jayapura. Ia sempat menempuh pendidikan pada sebuah sekolah rakyat selama lima tahun. Selanjutnya ia melanjutkan pendidikan ke Sekolah Kepolisian Sukabumi, Jawa Barat dan Sekolah Marinir Makassar dan Surabaya. Yang mana setelah menyelesaikan pendidikan kepolisiannya, ia kemudian bekerja sebagai petugas pengawas tahanan politik di Boven Digul. Tidak hanya itu, Marthen Indey juga sempat mengikuti pelatihan pada Bris-bane Cans Australia.

Marthen menikah dengan seorang perempuan bernama Agustina Heumassey. Dari pernikahannya, Ia memiliki dua orang anak yang bernama Frans Marcelino Charles Engelbert Indey dan Fikena Soroway lndey. Marthen meninggal pada usia 74 tahun  pada tanggal 17 Juli 1986, kemudian dimakamkan di Desa Sabron Yaru, Distrik Sentani Barat, Jayapura. Berkat jasanya terhadap negara, Marthen mendapatkan gelar Pahlawan Nasional pada tanggal 14 September 1993. Selain itu, namanya menjadi nama sebuah rumah sakit milik TNI AD Jayapura.