Masjid Akan Kembali Dibuka, Ini Aturan Salat Berjamaah di Masjid
beritapapua.id - Masjid Akan Kembali Dibuka, Ini Aturan Salat Berjamaah di Masjid - Detik

Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, menyampaikan maklumat perihal tata cara pelaksanaan peribadahan di masa normal baru. Maklumat ini merupakan respons atas surat edaran dari Kementerian Agama dan fatwa MUI terkait peribadatan di masa pandemi Covid-19.

“Masjid dapat dibuka untuk jemaah baik untuk salat wajib lima waktu mau pun Jumatan. Dengan catatan tetap mengikuti perkembangan informasi penularan Covid-19 di daerah setempat,” tulis Jusuf Kalla dalam maklumatnya, Selasa (02/06), 2020.

Kepada seluruh masyarakat, khususnya pimpinan wilayah, daerah, kecamatan, ranting, serta DKM/Ta’mir di seluruh Indonesia, beliau mengingatkan beberapa poin perihal protokol kesehatan. Adapun yang termasuk dalam protokol kesehatan peribadatan di tengah masa pandemi antara lain: menjaga jarak minimal 1 meter, menggunakan masker dari rumah, membawa alas salat sendiri, serta menyiapkan perlengkapan pribadi lainnya.

“Masjid harus memberlakukan protokol cegah tangkal Covid-19, seperti jaga jarak minimal 1 meter antar jemaah, kenakan masker dari rumah, bawa sajadah atau sapu tangan sendiri, atau kenakan kelengkapan lain diperlukan,” jelas Jusuf Kalla.

Protokol ini memaksa masjid untuk mengurangi kapasitas jemaahnya hingga 60 persen. Lantas, Jusuf Kalla mengimbau untuk memanfaatkan musala dan masjid lainnya prosedur lainnya secara syariat.

Jika jemaah berkurang hingga 60 persen, lantas bagaimana salat Jumat? Sesuai dengan Fatwa nomor 5 Tahun 2020, jemaah diperbolehkan salat jamaah dua gelombang. Hal ini disampaikan oleh  Majelis Ulama DKI Jakarta yang ditandatangani Ketua Bidang Fatwa MUI DKI Jakarta, Zulfa Mustofa.

“Salat Jumat boleh dilakukan dua shift dalam satu masjid dengan imam dan khotib berbeda,” begitu keterangan dalam salah satu poin fatwa tersebut.

Meski fatwa sudah keluar, aturan tersebut masih menuai kontroversi. Sekjen MUI Pusat, Anwar Abbas, menyebut fatwa salat Jumat dua gelombang adalah tidak sah. Menanggapi hal tersebut Ketua Bidang Fatwa MUI DKI Jakarta, Zulfa Mustofa, mengatakan bahwa MUI pusat masih akan melakukan kajian.

“Itu fatwa tahun 2000 yang viral itu. Sekarang lagi dibahas, belum ada keputusan. Yang sudah keluar fatwa MUI DKI, yang terbaru,” kata Zulfa.

Baca Juga: Vaksin COVID 19 Akan Siap di Akhir 2020?

Depok, Jawa Barat Akan Membuka Kembali Masjid Tanggal 5 Juni 2020

Wali Kota Depok, M Idris, dilansir dari detik.com mengatakan bahwa masjid di Depok akan kembali dibuka pada hari Jumat 5 Juni 2020. Keputusan membuka kembali masjid itu tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Selain itu, Depok juga memberlakukan aturan lokal seperti hanya membuka masjid untuk warga setempat.

“Hari Jumat (5/6) pemberlakuan new normal, bahasa kita ‘AKB’, adaptasi kebiasaan baru. Jadi kebiasaan baru kita batasi kegiatan keagamaan, di antaranya masjid, salat Jumat,” kata Idris dilansir dari detik.com, Rabu (03/06), 2020.

Ada beberapa hal yang perlu digarisbawahi terkait kebijakan pembukaan masjid ini. Selain hanya boleh diisi oleh warga setempat, anak-anak di bawah 12 tahun, orang yang sedang sakit dan lansia tidak diperkenankan untuk ke masjid.

“Mohon maaf anak-anak umur di bawah 12 tahun tidak boleh dibawa ke masjid, orang tua lansia yang punya penyakit generatif, seperti gula, tidak bisa masuk ke masjid karena rentan penularan,” jelas Idris.

Jemaah akan dicek suhu tubuhnya dan kelengkapan protokol kesehatan seperti masker dan sajadah sendiri. Pengurus juga diimbau untuk menyediakan hand sanitizer untuk para jemaah yang hendak salat. Idris mengatakan bahwa jemaah yang melanggar aturan kedisiplinan akan diganjar sanksi.

“Ini kita lakukan juga di rumah ibadah termasuk gereja dan sebagainya, kita akan berikan masker dan hand sanitizer. Tetap ada sanksi jika pengunjung ada ketahuan nggak pakai masker, kita sanksi sosial,” katanya.