Mau Tau Gaji PNS ke-13 Plus THR? Ini Besarannya!
beritapapua.id - ilustrasi mata uang rupiah (foto : istimewa)

Gaji PNS selalu menjadi buah bibir masyarakat, apalagi gaji ke-13. Faktanya, tahun ini adalah tahun yang spesial bagi para Pegawai Negeri Sipil. Karena, gaji ke-13 mereka berdekatan dengan uang hari raya.

Presiden Jokowi sudah mengesahkan hal ini. Beliau sudah menandatangi PP yang menetapkan pemberian THR dan gaji ke-13 PNS.

“Ya saya telah menandatangani PP yang menetapkan pemberian THR dan gaji ke-13 untuk aparatur negara. Baik itu PNS, CPNS, TNI-Polri dan pejabat negara, pensiunan, penerima pensiun, penerima tunjangan. Kemarin hari Rabu 28 April sudah saya tandatangani,” kata Jokowi mengutip kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (29/04/2021).

THR adalah kebijakan baru bagi PNS. Pemerintah baru saja menetapkan pencairan THR untuk PNS pada tahun 2016 lalu sebagai pengganti tidak adanya kenaikan gaji.

Besaran THR PNS berupa gaji pokok (gapok), tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum. Bagaimana dengan gaji ke-13?

Besaran Gaji ke-13 Beragam, Bisa Sampai 100 Juta

Menurut Menteri keuangan, Sri Mulyani, besaran gaji ke-13 mencakup tunjangan pokok dan tunjangan melekat. Kemudian, PNS akan segera menerima gaji ke-13 mereka.

“Gaji ke-13 pelaksanaan pada Juni 2021,” ujar Sri Mulyani mengutip kompas.

Selanjutnya, pembayaran gaji ke-13 ini akan melalui surat penerbitan membayar (SPM). Penandatanganan surat perintah membayar (PPSPM) harus mengajukan SPM gaji ke-13 kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Selain itu, tahun ini adalah tahun yang spesial. Faktanya, seluruh PNS dan Pejabat Negara mendapatkan gaji ke-13. Ini berbeda dengan tahun lalu. Karena, pejabat negara seperti Presiden, Menteri, anggota DPR hingga eselon I dan II tidak dapat gaji ke-13.

Baca Juga : Hukum Menggabung Puasa Syawal dengan Puasa Sunnah Lainnya

Untuk besaran gaji ke-13 PNS tentu beragam. Ini karena gaji mereka sendiri berbeda-beda. Dalam PP Nomor 15 tentang gaji PNS, upah terendah PNS adalah Rp1.560.800. Sedangkan gaji terbesar adalah Rp5.901.200.

Sedangkan untuk tunjangan kinerja terendah seperti pelaksana adalah Rp 5,36 juta. Kemudian, yang tertinggi seperti untuk Eselon I adalah Rp 117,3 juta.

Dengan demikian, gaji ke-13 adalah gabungan dari gaji pokok dan tunjangan kinerja. Dengan demikian, gaji ke-13 PNS terkecil bisa mencapai Rp 6,92 juta. Sedangkan terbesar dapat mencapai Rp 123,2 juta.

Namun, perlu menjadi catatan bahwa tunjangan kinerja merupakan perhitungan dari Nilai Kinerja Pegawai (NKP), prestasi kerja, dan kontribusi pegawai. Sehingga, besarannya pun akan semakin beragam.