McDonald’s Sarinah Ditutup, Yuk Intip Sejarah Ikon Ibu Kota Ini
beritapapua.id - Gerai McDonald’s pertama di Indonesia di gedung Sarinah pada tahun 1991. Foto: Twitter

McDonald’s memutuskan untuk menutup gerainya yang terletak di Gedung Sarinah, di Jalan Thamrin, DKI Jakarta pada tanggal 10 Mei 2020. Sebelum diumumkan secara resmi oleh pihak manajemen McDonald’s, kasak kusuk mengenai isu ini hangat diperbincangkan di berbagai platform. Memori selama 30 tahun menjadi tempat nongkrong anak Metropolitan dituangkan dengan berbagai ekspresi warga net.

McDonald’s Sarinah bukan hanya sebuah gerai fast food. Bagi anak nongkrong Jakarta, McDonald’s Sarinah adalah bagian dari warisan budaya urban. Sebagai salah satu gerai makanan siap saji di Indonesia, McDonald’s Sarinah menjadi jejak pembangunan kawasan ibu kota.

Haru biru, pengalaman baik dan buruk anak nongkrong ibu kota, meruah kembali memori di setiap generasi. McDonald’s dan Sarinah menjadi saksi bisu peristiwa ibu kota yang berdarah-darah, yang atraktif, yang fantastis, yang romantis.

Memilih Sarinah sebagai gedung untuk didirikannya gerai pertama oleh McDonald’s merupakan keputusan yang baik. Sebagai bangunan yang menjadi salah satu proyek mercusuar Soekarno, Sarinah adalah saksi sejarah pembangunan DKI Jakarta.

Baca Juga: Kewajiban Menuntut Ilmu Dalam Agama

Proyek Mercusuar Soekarno

Proyek Mercusuar Soekarno dipercaya sebagai proyek yang meluluh lantakkan perekonomian Indonesia kala itu. Demi menunjukkan eksistensi Indonesia sebagai negara maju pasca kemerdekaan, Soekarno membangun beberapa gedung monumental, termasuk Sarinah pada tahun 1967.

Diresmikan oleh Presiden Soekarno, Gedung Sarinah yang diambil dari nama pengasuh Soekarno pada masa kecilnya, dipusatkan sebagai sentra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dari batik, mebel, fesyen hingga koperasi dipusatkan di gedung perbelanjaan terpusat pertama di Indonesia ini.

Ambisi dan niat Soekarno menjadikan Sarinah sebagai pusat perbelanjaan rakyat yang murah dan berciri etnik, harus kandas di tengah jalan. Biaya pemeliharaan gedung yang begitu tinggi, mengakibatkan pedagang kecil satu per satu pun harus meninggalkan tenantnya.

Modernisasi harus dilakukan, keingin pasar harus dituruti agar bisa menjadi daya tarik bagi tenant yang lain untuk mengisi slot yang ada. McDonald’s di tahun 1991, merupakan salah satu gerai yang mewarnai transformasi Sarinah menjadi pusat perbelanjaan modern. Tak lagi menjadi pusat UMKM, Sarinah pun berbenah mengikuti kemauan pasar.

Kini, Sarinah yang sejak tahun 1979 telah diubah menjadi persero dan masuk sebagai Badan Usaha Milik Negara, akan direnovasi dan McDonald’s resmi menutup gerai per tanggal 10 Mei 2020. Begitu banyak kenangan anak nongkrong dari generasi Boomers hinggal Gen X di sana. Dari cinta, patah hati, tangis hingga tawa bercampur menjadi rasa pada jejak dinding-dinding McDonald’s. Selamat jalan EmSiDi Sarinah, nanti kita akan bercerita mengenai Mekdi Sarinah di kala aku remaja pada generasi selanjutnya.