Melirik Usaha Baru Perkebunan Pisang oleh Koperasi Ebier
beritapapua.id - Melirik Usaha Baru Perkebunan Pisang oleh Koperasi Ebier - suaramandiri.co

Melirik Usaha Baru Perkebunan Pisang oleh Koperasi Ebier – Tanah Papua merupakan tanah yang sangat subur dengan segala potensi alam yang luar biasa. Walaupun ada beberapa daerah dan wilayah yang berbeda dengan satu dan yang lainnya, secara keseluruhan tanah Papua mampu dikatakan sebagai tanah yang subur.

Dataran tinggi dan dataran rendahnya juga memiliki potensi masing-masing, walapun tidak semua jenis tanaman bisa ditanam di sebarang tempat. Salah satu potensi yang akan digarap adalah perkebunan pisang. Koperasi Ebier Suth Ransiki berencana membuka satu unit usaha baru, yakni perkebunan pisang.

Baca Juga: Program Pemberdayaan Anak dan Perempuan

Rencana Pengembangan Unit Usaha Memasuki Tahap Perencanaan

“Kita sudah mulai pembahasan dengan teman-teman di kantor, termasuk Unipa juga kita libatkan dalam pembahasan, mudah-mudahan tidak ada halangan kita akan menambah satu unit usaha lagi,”  ungkap Ketua Koperasi Ebier Suth Ransiki, Yusuf Kawei, baru-baru ini.

Pada kesempatan itu, Yusuf menyampaikan rencana lokasi yang akan digunakan untuk mendukung rencana pengembangan tanaman pisang sudah disiapkan. “Estimasi total lahan yang akan digunakan seluas 51 hektar,” tambahnya.

Selanjutnya, Yusuf menegaskan, pengembangan unit usaha yang sudah mereka buka tidak mempengaruhi kinerja dalam rangka membangun kembali kebun Kakao yang ada di daerah itu.

Pengembangan usaha dibutuhkan untuk mengisi waktu tunggu dalam proses peremajaan sejumlah kebun kakao yang ada. Sehingga lahan yang tersedia tetap bisa produktif dan tidak menjadi lahan tidur. Hal-hal seperti ini memerlukan pengkajian dan eksekusi yang tepat dan efisien. Perkebunan merupakan salah satu potensi yang memang baik untuk tanah subur di Papua. Meskipun perlu diteliti lebih lanjut untuk jenis tanaman yang akan dikembangkan di lahan perkebunan.

Disampaikan pula, hasil panen Kakao mereka saat ini berkisar 2 ton per bulannya. Menyangkut pemasaran beberapa waktu lalu mereka sudah menandatangani MoU dengan salah satu pengusaha asal Belanda dengan jangka waktu kerja sama selama satu tahun.

Sesuai data yang dihimpun, Koperasi Ebier Suth sampai saat ini sudah memiliki tiga unit usaha. Di antaranya kebun Kakao sebagai produk utama, kemudian kebun Jagung, serta usaha Budidaya Perikanan.