Mengenal Jenis Obat-obatan Yang Digunakan Lucinta Luna
beritapapua.id - Mengenal Jenis Obat-obatan Yang Digunakan Lucinta Luna - klikdokter.com

Mengenal Jenis Obat-obatan Yang Digunakan Lucinta Luna – Selebritis kontroversional Lucinta Luna menghebohkan jagat media karena ditangkap oleh kepolisian Polres Metro Jakarta Barat di apartement di kawasan Thamrin pada hari Selasa pukul 01.30 WIB.

Dalam penangkapannya tersebut polisi berhasil menemukan beberapa barang bukti diantaranya yaitu 5 butir Tramadol dan 7 butir Riklona di dalam tas Lucinta Luna.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebutkan dua jenis obat tersebut merupakan obat penenang dan masuk ke dalam golongan psikotropika.

Baca Juga: Lucinta Luna Ditangkap Karena Kepemilikan Narkotika

Lalu apa itu psikotropika?

Dikutip dari laman bnn.go.id Psikotropika adalah zat atau obat yang bekerja menurunkan fungsi otak serta merangsang susuan syaraf pusat sehingga menimbulkan reaksi berupa halusinasi, ilusi, gangguan cara berpikir, perubahan perasaan yang tiba-tiba, dan menimbulkan rasa kecanduan pada pemakainya. Jenis obat-obatan ini bisa ditemukan dengan mudah di apotik, hanya saja penggunaannya harus sesuai dengan resep dokter. Efek kecanduan yang diberikan pun memiliki kadar yang berbeda-beda, mulai dari berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan hingga ringan.

Tramadol dan Riklona

Dilansir dari alodokter.com dr.Yan William menyebutkan tramadol bukan merupakan obat golongan narkotik, namun memiliki efek mirip dengan narkotik (sintetik opiate) dimana ia akan membuat penggunanya ketergantungan dan efek adiksi (penambahan jumlah dosis). Dalam dunia medis, tramadol biasa digunakan sebagai obat untuk meredakan rasa nyeri sedang sampai berat, missal luka saat operasi, patah tulang, dsb.

Tramadol dapat menimbulkan perasaan tenang, halusinasi dan melayang sehingga sering disalahgunakan. Jika dikonsumsi jangka panjang efek samping yang terjadi dapat mirip dengan narkotik yaitu kecanduan dan bila putus obat dapat menyebabkan gejala seperti:

  • Diare
  • Depresi
  • Sakit kepala
  • Gemetar
  • Halusinasi

Sementara itu, Riklona adalah obat yang berisi zat aktif clonezapam. Yang mana Ia merupakan derivative dari obat bernama benzodiazepine. Benzodiazepine adalah obat yang digunakan untuk mengobati kecemasan (obat penenang), tetapi juga efektif dalam mengobati beberapa kondisi lain.

Obat ini bekerja dengan cara memengaruhi sistem saraf pusat, yang akan membuat saraf otak menjadi kurang sensitif terhadap rangsangan, sehingga menimbulkan efek yang menenangkan.

Selain itu obat ini memiliki beberapa efek samping diantaranya:

  • Sedasi atau ketenangan
  • Pusing
  • Lemas dan goyah
  • Mengantuk
  • Hilang orientasi
  • Pusing
  • Gangguan tidur
  • Bingung
  • Lekas marah dan agresif
  • Kegembiraan berlebihan atau tidak wajar
  • Gangguan memori

Dalam menggunakan obat-obatan tersebut harus sesuai pengawasan dari dokter. Karena jika dikonsumsi secara berlebihan atau berhenti mengonsumsi secara tiba-tiba akan menimbulkan efek-efek seperti depresi, merasa tidak percaya diri, kacau, dan insomnia. Efek lainnya adalah kejang, tremor, kram otot, muntah, dan berkeringat.