Menjelang Idul Fitri, Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Kota Sorong Stabil
Pasar sore aimas Kabupaten Sorong (foto : tangkapan layar video)

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, banyak masyarakat di Kota Sorong khawatir terhadap stok langka dan kenaikan barang kebutuhan pokok. Namun hal ini terjawab setelah adanya hasil Inspeksi mendadak (sidak) dari Tim Pengendali Inflasi (TIDP) Kota Sorong.

Dengan TIPD melakukan Sidak pada, Rabu (05/05/21) kemarin cukup banyak menemukan harga dan kebetuhan sampai saat ini masih stabil. Pelaksanaan Sidak itu terjadi ke sejumlah toko retail dan gudang distributor yang ada pada wilayah Kota Sorong.

Oleh karena itu Pemerintah kota Sorong, telah menjamin harga dan stok kebutuhan pokok tetap stabil menjelang perayaan Idul Fitri 2021. Dan masyarakat tidak perlu khawatir dengan stok barang dan kenaikan barang pokok tersebut.

Kepala Bagian Perekonomian Daerah atau Perekda kota Sorong, Milan Latumeten menjelaskan bahwa sidak tersebut merupakan monitoring rutin apalagi menjelang hari raya keagamaan. Dan hal ini juga sebagai antispasi adanya kenaikan barang yang begitu melesat tinggi.

Menurutnya, dari hasil turun lapangan tersebut dapat memastikan bahwa ketersediaan stok kebutuhan pokok dan harga menjelang tetap akan stabil.

Harga Kebutuhan Pokok Minyak Goreng Naik

Selain itu ada juga yang tetap mengalami kenaikan, seperti hal yang ia ungkapkan. Dan yang mengalami kenaikan adalah minyak goreng. Namun kenaikan minyak goreng ini tidak terlalu melesat tinggi.

Baca Juga : Layanan Telekomunikasi di Jayapura Mulai Pulih Bertahap

“Hanya minyak goreng alami kenaikan tapi tidak terlalu signifikan. Sedangkan barang lainnya harga tetap stabil,” ujarnya.

Tim juga menemukan penataan gudang distributor yang belum sesuai ketentuan. Dan ada juga beberapa barang yang sudah habis masa berlakunya namun belum dimusnahkan.

“Dalam sidak yang dilakukan, kami menemukan ada beberapa gudang distributor yang penataan barangnya masih belum sesuai ketentuan. Selain itu, kami juga menemukan masih ada barang kadaluarsa yang belum dimusnahkan dan masih disimpan didalam gudang,” ujar Milan.

Wakil Ketua II DPRD Kota Sorong, Melkianus Way yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan bahwa DPR memiliki fungsi pengawasan turut mengambil bagian dalam monitoring tersebut untuk memastikan kebutuhan dan harga barang tetap stabil menjelang Lebaran.