Menuai Kontroversi, Jerinx SID Dilaporkan IDI Terkait Komentarnya
beritapapua.id - Menuai Kontroversi, Jerinx SID Dilaporkan IDI Terkait Komentarnya - Inisiatifnews

I Gede Ari Astana atau yang lebih dikenal Jerinx SID, kembali melontarkan komentar kontroversial mengenai sejumlah isu di akun instagramnya pada 13/6/2020. Hingga, beberapa unggahan di akun instagramnya berbuntut pada laporan ke polisi. Hal itu terkait adanya syarat rapid test bagi pasien yang akan mendapatkan layanan di rumah sakit.

“Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan Rumah sakit dengan seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan tes Covid-19. Sudah banyak bukti jika hasil tes sering ngawur kenapa dipaksakan? Kalau hasil tes-nya bikin stres dan memyebabkan kematian pada bayi/ibunya, siapa yang tanggung jawab,” tulis Jerinx, di akun instagramnya.

Karena pernyataannya tersebut, IDI Bali tak terima pihaknya dituding sebagai kacungnya WHO. Dalam hal ini, Jerinx diduga melanggar Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45A Ayat (2) dan/atau Pasal 27 Ayat (3) Jo Pasal 45 Ayat (3) UU Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Tak berhenti sampai di situ saja, drummer Superman is Dead ini sampai menyinggung Deddy Corbuzier. Ia menegaskan kalau Deddy juga pernah mencurigai COVID-19 sebagai rekaan di YouTube. Jerinx mempertanyakan kepada Deddy soal banyaknya komentar di diskusi tersebut yang membawa-bawa namanya lantas kabarnya dihapus Deddy di Instagram miliknya.

Baca Juga: Marshanda Menjadi Saksi Terkait Kematian Putri Karen Pooroe

Meminta Maaf ke IDI Karena Kasian

Jerinx kini menjalani pemeriksaan di Mapolda Bali pada Kamis, 6/8/2020, karena pernyataannya di media sosial menggunakan kata ‘kacung WHO’ (Organisasi Kesehatan Dunia). Sebelum menjalani pemeriksaan selama kurang lebih dua jam, Jerinx meminta maaf kepada IDI. Namun permintaan maaf tersebut bukan karena perasaan bersalah melainkan rasa kasihan.

Didampingi empat pengacara, Jerinx menjalani pemeriksaan selama sekitar 2 jam, di ruang interview Direktorat Kriminal Khusus Polda Bali. Kuasa hukum Jerinx menyebut, kliennya diminta menjawab sebanyak 13 pertanyaan seputar unggahan di instagramnya pada 13 dan 15 Juni 2020. Dukungan mengalir deras untuk Jerinx SID. Sang istri, Nora Alexandra memyuarakan tagar #savejrxsid. Rekan sesama anggota band Superman is Dead juga memberikan dukungan.

Dirkrimsus Polda Bali, Kombes Pol Yulian Kus Nugroho mengungkapkan timnya sedang menyelidiki kasus tersebut. Salah satunya dengan meminta keterangan dari ahli bahasa terkait pencemaran nama baik dalam kalimat yang digunakan Jerinx SID di media sosial. Proses penyelidikan selanjutnya, polisi akan mengadakan gelar perkara.

Dalam keterangannya Jerinx menegaskan tidak memiliki kebencian dan niat untuk menghancurkan atau menyakiti hati anggota IDI. Dirinya pun juga memposisikan sebagai warga negara Indonesia. Selain itu pihaknya menambahkan, tidak menutup kemungkinan adanya upaya damai dengan IDI. Dengan cara melakukan dialog dan diskusi baik secara tertutup maupun terbuka.