Mesak Manimbor Kembali Calonkan Sebagai Calon Ketum Asprov PSSI Papua
beritapapua.id - Mantan Manajer Timnas PSSI, Drs. Mesak Manimbor, MMT. (Foto: Papuainside)

Mantan Manajer Timnas PSSI, Drs. Mesak Manimbor, MMT kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum (Ketum) Asprov PSSI Papua periode 2022-2027 pada Musda Asprov PSSI Papua tahun 2022 ini.

Sebelumnya, Mesak Manimbor pernah mencalonkan diri sebagai Ketum Asprov PSSI Papua periode 2013- 2017 silam, tapi ia kalah dari saingan terdekatnya Dr. Benhur Tomi Mano, MM.

Terkait dengan hal tersebut, Mesak Manimbor mengatakan sebagai seorang mantan pemain ia memiliki hak untuk bisa mencalonkan diri sebagai Ketum Asprov PSSI Provinsi Papua.

Menurutnya, kapasitasnya mumpuni untuk memimpin Asprov PSSI Papua, karena memiliki jam terbang tinggi di dunia persepakbolaan.

“Itu penting, sehingga dia tahu bagaimana mengatur manajemen sepakbola bahkan mengatur pemain secara langsung, baik di lapangan maupun di luar lapangan,” tandasnya.

Ia juga mengatakan bahwa sudah memiliki tekat secara penuh untuk mencalonkan diri sebagai Ketum Asprov Papua. Terlebih setelah ia melakukan komunikasi dengan berbagai pihak dan mendapatkan respon yang cukup baik.

“Kami mencoba untuk bagaimana memperbaiki apa yang sesungguhnya yang kita harapkan. Ya, saya kira dari beberapa waktu lalu sudah jalan, hanya ada kekurangan-kekurangan yang perlu kita benahi,” tuturnya.

Turunnya Persipura ke Liga 2

Mesak Manimbor menuturkan, kesalahan yang paling fatal adalah kejadian Persipura turun dari kasta tertinggi sepabola nasional ke Liga 2. Hal ini juga menjadi satu pukulan telak bagi seluruh orang di Papua maupun Papua Barat.

“Tapi dengan ini kita belajar, untuk melihat kesalahan. Kesalahan itu ada dimana kita coba membangkitkan apa yang kita lakukan dengan memberdayakan seluruh tim-tim yang ada di Papua, seperti PSBS Biak, Persewar Waropen, Persimer Merauke dan beberapa tim lainnya,” terangnya.

Baca Juga: Kantor MD GPKAI di Arfak Resmi Dibuka Oleh Gubernur Papua Barat

Ia juga sangat menyangkan ada beberapa tim yang memiliki nama di Papua menjual klubnya. Salah satunya klub yang ia maksud adalah seperti Perseru Serui yang sudah cukup melekat di Papua.

Menurutnya juga bahwa saat ini masyakat Papua khususnya di wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen sangat mencintai olahraga sepakbola. Apalagi di wilayah seperti Kabupaten Yapen sangat berharap sepakbola menjadi salah satu bagian untuk membina generasi muda. Dengan begitu generasi muda yang di wilayah itu tidak terjeremus ke hal-hal negatif.