Nakes Hamil di Timika Meninggal Akibat Covid-19
beritapapua.id - ilustrasi pemakaman jenazah pasien covid-19. (foto : sindonews)

Seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Kwamki Timika meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Ini juga menjadi kabar duka dan mendalam bagi Jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra mengatakan korban yang sedang hamil itu dilarikan ke RSUD Mimika pada Rabu (28/7/21). Korban diduga terpapar virus corona di tempatnya bekerja.

“Kami semua sangat berduka,” kata Reynold di Kabupaten Mimika, Papua, Jumat (30/07/2021).

Ia juga menyayangkan masih ada warga yang menyebut Covid-19 hoax dan tidak percaya adanya Covid-19. Hal itu membuatnya prihatin karena kondisi pandemi sekarang pun sedang mengalami lonjakan yang tinggi.

“Namun kami sangat menyayangkan masih ada warga yang membuat video dan menyebarkan jika Covid ini hoaks. Kasihan, beliau tidak tahu bagaimana batin keluarga korban, batin kami tenaga kesehatan, dan batin orang-orang yang sedang mempertahankan nyawa menghadapi wabah ini,” ujar Reynold.

Sementara itu, Franky mengatakan mendiang tidak memiliki penyakit penyerta, namun belum pernah menerima vaksinasi.

Sebelumnya pada periode pertama mau untuk divaksinasi, namun sedang dalam kondisi hamil dan keguguran. Setelah itu ia kembali ingin divaksinasi, namun sedang hamil lagi.

Sebelum meninggal, almarhumah sempat mendapatkan perawatan selama tujuh hari di RSUD Tarakan dengan kondisi sudah bergejala dan sudah mendapatkan plasma konvalesen dan terapi cukup kuat.

Rincian Kasus Covid-19 di Mimika Sejak Maret 2020

Sejak pandemi Covid-19 melanda Mimika dari 25 Maret 2020 hingga saat ini, tercatat sudah dua orang tenaga kesehatan menjadi korban meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Adapun jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Mimika hingga 28 Juli 2021 mencapai 8.398 kasus dengan jumlah kasus kematian 117 orang.

Kasus kematian pasien Covid-19 di Mimika tertinggi terjadi pada Juli in. Sejak 1 Juli hingga 28 Juli tercatat 57 kasus kematian atau rata-rata 5,5 kasus kematian per hari.

Baca Juga : Senator Papua Mengutuk Keras Tindakan Kekerasan Oknum TNI AU

Melonjaknya pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit terutama pasien dengan kasus berat dan kritis, membuat keterisian tempat tidur pasien semakin penuh. RSUD Mimika yang memiliki 63 tempat tidur ruang isolasi untuk pasien Covid-19 kini sudah terisi 95,56 persen.

Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) sudah terisi 82,76 persen dari total 29 tempat tidur. Klinik Kuala Kencana sudah terisi 20 persen dari 10 tempat tidur. RS Tembagapura kini sudah terisi 70,83 persen dari total 48 tempat tidur yang tersedia.