Nelayan Asli Papua Mendapat Bantuan Dari Dinas Perikanan
beritapapua.id - Nelayan Asli Papua Mendapat Bantuan Dari Dinas Perikanan - Dok. Istimewa

Nelayan Asli Papua Mendapat Bantuan Dari Dinas Perikanan – Masyarakat Papua sangat dekat dengan alam, mereka hidup berdampingan dengan alam. Berkebun, menangkap ikan, kepiting, udang serta menghabiskan diri di lautan merupakan bagian dari kehiudupan mereka yang sulit untuk dipisahkan. Pemerintah juga kemudian memberikan dukungan dengan menyalurkan bantuan bagi para nelayan asli Papua.

Acara seremonial penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Perikanan, Komplek Perkantoran, SP 3, Distrik Manimeri, Kamis (23/1/2020). Mewakili Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw, Sekda Gustaf Manuputty dan pejabat baru Kepala Dinas Perikanan Widiyaningsih Sri Utami, menyerahkan secara simbolis bantuan kepada perwakilan nelayan.

Baca Juga: Penyelamatan Satwa Papua oleh BKSDA

Penyaluran Bantuan Untuk Nelayan Asli Papua

Bantuan yang disalurkan,  bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yakni, Casco Fiber 21 unit, motor tempel 15 Pk 21 unit, jaring ikan dan udang masing masing 21 pcs, Cod 21 unit, senter 21 unit, Teropong 21 unit, dan Collbox 21 unit, dan yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (OTSUS) yakni, Motor Tempel 50 unit, Collbox 50 unit, jaring ikan dan udang masing–masing 270 Pcs. Bantuan tersebut diberikan kepada 71 penerima yang sebelumnya telah mengajukan proposal di Dinas Perikanan.

Sumber dana bantuan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat, dan Dana Otonomi Khusus (Otsus). Bantuan dari pemerintah ini merupakan bantuan yang diberikan kepada nelayan yang sudah mengajukan proposal. Sementara arahan Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw yang disampaikan oleh Sekda Gustaf Manuputty, mengatakan bantuan ini adalah merupakan bantuan yang di anggarkan tahun 2019. Namun baru bisa disalurkan awal tahun ini. Tetap perlu ada alur atau jalur yang kemudian memudahkan pemerintah untuk mendata dan mengumpulkan laporan-laporan dari masyarakat perihal kebutuhan mereka. Jika bantuan yang diberikan belum sesuai dengan harapan masyarakat, setidaknya yang telah diberikan bisa dan mampu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya.

Penyaluran bantuan yang belum bisa maksimal ini, sangat perlu diperhatikan agar kedepannya bisa lebih efisien dan efekitf. Dalam arahannya, Kepala Dinas Perikanan mengatakan kendati bantuan yang diberikan tidak sesuatu harapan masyarakat, namun sudah menjadi kewajiban bagi penerima untuk menggunakan sesuai fungsinya. Sehingga diharapkan dapat membantu menambah pendapatan ekonomi bagi keluarga.