Nirina Zubir Alami Kecelakaan Saat Bersepeda
beritapapua.id - Nirina Zubir Alami Kecelakaan Saat Bersepeda - Pikiran Rakyat

Nirina Zubir dikabarkan mengalami kecelakaan saat bersepeda di Pangandaran, Jawa Barat. Dalam foto yang diunggah Nirina Zubir, memang terlihat beberapa luka dibagian kaki, salah satunya adalah di bagian lutut kanan, serta paha dan betis sebelah kiri. Kejadian tersebut bermula saat ia mengendarai sepedanya di jalan. Namun tiba-tiba pengendara motor di depannya terjatuh, sehingga membuatnya juga ikut terjatuh.

Dari kecelakaan tersebut, Nirina Zubir kemudian mengambil pelajaran bahwa ketika berada di jalanan, apapun bisa saja terjadi. Bahwasanya meskipun sudah berhati-hati, musibah bisa saja terjadi. Diketahui pada 6 Juni 2019 Nirina bersama Suami Ernest, pernah menjalankan niat mereka bersepeda dari Jakarta menuju Bali. Jarak 1.200 kilometer pun mereka taklukan.

“Alhamdulillah selama perjalanan #bersepeda Jakarta-Bali walau juga pernah jatoh…tapi gak sebanyak ini memarnya… Mau tau jatohnya seperti apa? Nanti na tayangin videonya ya… Sabaaar…sekarang perhatikan aja dulu memar2 na daaaan na doain temen2 selamat sampai tujuan mawas diri di jalan yaaaaa,” tulis Nirina Zubir.

Baca Juga: Anak Sekolah Secara Daring, Orang Tua Keluhkan Kuota Internet

Ketahui Tips Aman Bersepeda Saat Pandemi

Pada masa pandemi seperti sekarang, bersepeda memang menjadi pilihan olahraga yang dilakukan banyak orang. Walau begitu terdapat sejumlah penyesuaian yang penting untuk dilakukan sebelum bersepeda. Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Andhika Raspati menyarankan masyarakat agar memperhatikan ketika bersepeda dengan menggunakan masker agar aman.

Selain itu Dokter Andhika juga menegaskan bahwa pengguna sepeda tetap harus menjaga keamanan dalam berkendara salah satunya menggunakan helm. Ketika berkendara di malam hari, pengguna disarankan memakai bantuan pencahayaan seperti reflective sticker atau jersey yang membuat pengendara mudah terlihat kendaraan lain.

Agar tak tertular virus, sebaiknya harus menjaga jarak saat bersepeda dengan orang lain di depan yang juga bermain sepeda. Bahkan jaraknya harus sampai 20 meter. Poetoet Soedarjanto, Ketua ‘Bike2Work Indonesia’ merekomendasikan dalam bersepeda, sebaiknya seseorang melakukan kegiatan tersebut sendiri atau maksimal lima orang saja.

Poetoet juga mengatakan, setidaknya ada tiga hal yang harus diniatkan bagi pesepeda. Salah satunya adalah niat untuk tidak mencelakai diri sendiri dan orang lain. Sehingga, ia menegaskan bahwa penting untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas.

Apabila dalam bersepeda merasakan sesak di dada yang tidak hilang dalam upaya mengatur napas, segeralah pergi ke rumah sakit terdekat. Sebab, dikhawatirkan sesak napas tersebut dapat berlanjut lebih parah. Lakukan upaya penanganan dini seiring dibawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Sesekali selingi dengan bantuan pernapasan.