Olahraga Bouldering, Ekstrm Tapi Menyenangkan
beritapapua.id - Olahraga Bouldering, Ekstrm Tapi Menyenangkan - superadventure

Bouldering adalah olahraga seni panjat jarak pendek di bebatuan besar, tebing ataupun dinding dengan ketinggian kisaran 5 sampai 8 meter. Olahraga ini memiliki ciri khas memulai pemanjatan dengan posisi duduk atau dikenal dengan istilah SDS (Sit Down Start). Dengan posisi seperti ini pemanjatan bouldering terasa lebih sulit dan menantang. Rute atau jalur pemanjatan bouldering biasanya ke arah samping (traverse) atau diagonal. Ini tentunya berbeda dengan climbing rock pada umumnya yang mengarah ke atas.

Olahraga ini merupakan perpaduan kekuatan tubuh, ketahanan, kelenturan, keseimbangan, penguasaan teknik dan kreativitas. Pemanjat bouldering juga harus mampu mendapatkan solusi dari problem atau jalur yang akan dilalui.

Sederhananya, pemanjat dituntut mengetahui cara memanjat yang efisien dari point/batu satu ke point berikutnya tanpa perlu membuang energi dengan sia-sia. Ciri khas dari bouldering adalah tidak menggunakan tali pengaman yang rumit ataupun harnes (alat penghubung antara tali pengaman dan tubuh – red) Hal ini dikarenakan jarak panjatan relatif pendek antara dua hingga lima meter.

Pengamanan dengan menggunakan matras tebal mutlak diperlukan saat landing/pendaratan setelah melakukan top out atau gerakan terakhir di batu puncak/point finish. Peralatan untuk olahraga bouldering juga sederhana namun wajib: Sepatu yang dirancang khusus untuk memanjat dan chalkbag atau tas kapur untuk membawa bubuk kapur yang digunakan pada jari-jari tangan. Chalkbag wajib dipergunakan agar tetap kering dan kuat dalam mencengkeram batu.

Baca Juga: Kain Tenun Koffo, Wastra Kebanggaan Sulawesi Utara yang Nyaris Punah

Olahraga Ramah Usia

Bouldering bisa dilakukan oleh berbagai kelompok usia mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, tentu dengan tingkat kesulitan yang disesuaikan. Tingkat kesulitan olahraga bouldering dinyatakan menggunakan skala V0 hingga V15 untuk tingkat tersulit. Sensasi (dan tentu saja keindahan) olahraga bouldering ini ada pada kemampuan pemanjat berpindah dari point awal ke point finish. Teknik gerakan, pegangan, dan pijakan serta postur tubuh (tinggi dan berat badan) adalah faktor-faktor yang menetukan keberhasilan pemanjat menggapai point akhir. Sama seperti olahraga lainnya, bouldering tetap memerlukan pemanasan, melatih jari-jari dan otot tangan maupun kaki, serta melatih teknik-teknik dasar memanjat sehingga bisa bergelantungan di dinding ala Spider-Man.