Pakar Kuliner Indonesia, Sisca Soewitomo Gantung Panci
beritapapua.id - Pakar Kuliner Indonesia, Sisca Soewitomo Gantung Panci - headtopics

Sisca Soewitomo, pakar kuliner dan juru masak yang terkenal diera 90-an tersebut menyatakan pensiun dari acara masak-masak setelah puluhan tahun berkarir. Kabar itu ia bagikan di laman instagramnya, yang sudah dikomentari ratusan netizen.

“Sahabat-sahabatku tercinta, setelah puluhan tahun saya di dunia kuliner dan ribuan resep yang sudah saya ciptakan, ini mungkin saat yang tepat untuk gantung panci,” tulisnya ini diposting Selasa 4/8/2020.

Pakar Kuliner Indonesia, Sisca Soewitomo Gantung Panci
beritapapua.id – Pakar Kuliner Indonesia, Sisca Soewitomo Gantung Panci – Detik

Sisca Soewitomo atau yang akrab di sapa Bu Siska, kini usianya sudah menginjak 71 tahun. Sebagai seorang pionir dari acara memasak di televisi Indonesia dan penulis dari hampir 150 buku resep, Sisca Soewitomo telah mendedikasikan 50 tahun kariernya untuk memperkaya kancah kuliner Indonesia. Tak hanya itu, Sisca juga telah menerima beragam penghargaan, termasuk Ubud Food Festival Lifetime Achievement Award pada tahun 2016.

Perempuan kelahiran Surabaya, 8 April 1949 ini telah memiliki ketertarikan di dunia memasak sejak kecil. Saat kecil dulu, ia sering melihat sang ibu dan nenek memasak di dapur. Dari mereka berdua lah ketertarikan Sisca terhadap dunia kuliner muncul. Selain itu ia juga mengenang proses memasak yang jauh berbeda antara zaman dahulu dan zaman sekarang. Menurutnya, alat-alat memasak zaman dulu belum secanggih sekarang.

Baca Juga: Hotel Sahid Menjadi Rumah Sakit Sementara di Kota Jayapura

Mendapatkan Beasiswa di Amerika dan Taiwan

Malang melintang di dunia kuliner, siapa sangka dahulu Sisca Soewitomo pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Kedokteran. Namun, perkuliahan tersebut berhenti di tengah jalan, karena ia memutuskan menikah. Setelah itu Sisca pun kembali kuliah di Program Studi Perhotelan Akademi Trisakti dan mendapatkan beasiswa sekolah kuliner dari American Institute of Baking di Manhattan. Tak sampai di sana, ia juga kembali mendapatkan beasiswa untuk sekolah membuat dimsum di Taipei, Taiwan.

Sepulangnya dari Amerika, Sisca menjadi pembawa acara untuk “Aroma” di salah satu televisi swasta di Indonesia pada tahun 1996. Selama kariernya ia juga pernah menjadi guru beberapa koki besar di Indonesia seperti Rudy Choiruddin, Muchtar Alamsyah, Deddy Rustanti, dan Haryanto Makmoer.

Dedikasinya di bidang kuliner ini membuatnya dijuluki sebagai Ratu Boga. Buktinya, meski banyak koki muda yang muncul, namanya tetap dikenang sebagai salah satu pakar kuliner Indonesia. Walau sudah tidak aktif mengisi acara di layar kaca, Sisca Soewitomo masih menggeluti profesinya sebagai koki. Sisca juga sesekali mengisi acara kuliner seperti yang dilakukan dalam programnya dulu.