Pandemi Menghebohkan yang sempat Melanda Dunia
beritapapua.id - Pandemi Menghebohkan yang sempat Melanda Dunia - GalaMediaNews

Pandemi Menghebohkan yang sempat Melanda Dunia – Pesatnya persebaran manusia di seluruh dunia, berbanding lurus dengan penyebaran penyakit menular yang ada dimuka bumi. Bahkan di era modern ini, penyebaran wabah hampir konstan bahkan mencapai tingkat pandemi. Pandemi menurut WHO adalah penyebaran penyakit baru di seluruh dunia dan populasi seluruh dunia ada kemungkinan akan terkena infeksi. Penyakit yang berjangkit secara serempak di mana-mana secara global atau disebut pandemi, nyatanya tidak terjadi kali ini saja. Beberapa tahun lalu, wabah penyakit yang menghebohkan dunia sempat terjadi.

Baca Juga: Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan Meninggal Dunia

Kolera

Pandemi kolera pertama dimulai di Jessore India, dan menyebar ke sebagian besar wilayah dan kemudian ke daerah tetangga diantaranya Calcutta (Kolkata) dan Dhaka (sekarang di Bangladesh), dan kemudian menyebar ke sebagian besar India, Burma (Myanmar), dan Ceylon (Sri Lanka). Penyakit ini disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi bakteri tertentu. Pandemi ini dimulai dari orang-orang yang minum air yang terkontaminasi bakteri ini dari Sungai Gangga. Pada saat festival, para peziarah tertular penyakit membawanya ke tempat-tempat lainnya saat mereka kembali. Pandemi ini menyebar hampir di seluruh negara-negara Asia termasuk Indonesia.

Flu atau Influenza

Virus flu H1N1 atau Flu Spanyol (1920) adalah yang telah mengalami mutasi genetik sehingga jauh lebih berbahaya daripada virus normal. Data historis dan epidemiologis tidak memadai untuk mengidentifikasi dengan pasti asal geografis pandemi ini. Beberapa analisis telah menunjukkan virus ini sangat mematikan karena memicu badai sitokin yang merusak sistem kekebalan tubuh, dengan tingkat kematian yang lebih tinggi dari perkiraan untuk orang dewasa muda. Pada tahun 2010, virus H1N1 kembali berkembang dan dikenal dengan sebutan Flu Babi.

Selain itu dikenal juga Virus H3N2/virus Influenza A atau lebih dikenal Flu Hong Kong (1968). Dari kasus pertama di Hong Kong, hanya butuh 17 hari sebelum wabah virus dilaporkan di Singapura dan Vietnam, dan dalam tiga bulan telah menyebar ke Filipina, India, Australia, Eropa, dan Amerika Serikat. Meski tingkat kematiannya relatif rendah, pandemi ini mengakibatkan lebih dari satu juta orang meninggal dan separuh di antaranya adalah penduduk Hongkong.

Penyakit Pes atau Wabah Sampar

Wabah Besar Marseille Prancis pada tahun 1720. Pandemi ini dimulai ketika kapal dagang bernama Grand-Saint-Antoine berlabuh di pelabuhan Marseille dari Levant membawa Yersinia pestis. Yaitu adalah organisme anaerob fakultatif yang menginfeksi manusia melalui kutu tikus Oriental. Korban pertama dari wabah ini diduga adalah seorang penumpang Turki yang terinfeksi dan tewas di kapal Grand-Saint-Antoine diikuti dengan meninggalkan sejumlah awak kapal yang lainnya. Hingga beberapa hari kemudian penyakit itu merebak hingga ke kota. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menghentikan penyebaran yaitu dengan membangun tembok pemisah yang terbuat dari batu kering setinggi 2 meter dan tebal 70 cm. Sisa-sisa dari tembok ini masih dapat ditemukan sampai sekarang.

Virus Corona/Covid-19

Virus ini pertama kali diidentifikasi di Wuhan, ibu kota provinsi Hubei China. Virus ini telah menunjukkan bukti penularan dari manusia ke manusia dan tingkat penularannya tampaknya meningkat pada pertengahan Januari 2020. Meskipun ada upaya dari pemerintah China dan lembaga lain untuk mengkarantina seluruh kota, tampaknya virus tersebut telah berhasil menyebar ke luar perbatasan Cina, dengan sejumlah penduduk negara lain di Asia sampai Eropa hingga Amerika didapati orang-orang yang suspect virus ini. Gejala orang yang terindikasi virus Corona antara lain yaitu demam, batuk, kesulitan bernafas yang bisa berakibat fatal hingga kematian.