Panduan Mendaftar Beasiswa Pendidikan Indonesia 2022
beritapapua.id - Mendikbudristek Nadiem Makarim di Monash University. (Foto: Medcom)

Untuk bisa mendaftar Beasiswa Pendidikan Indonesia di tahun 2022 ini, guru dan tenaga kependidikan harus sudah mengajar minimal dua tahun berturut-turut di pendidikan formal dan nonformal, baik di sekolah negeri atau swasta yang berada di bawah naungan Kemendikbudristek. Berikut persyaratan dan jadwal Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2022 yang dilansir dari kompas.com.

Persyaratan umum Beasiswa Pendidikan Indonesia 2022

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Diterima pada Perguruan Tinggi di dalam negeri atau di luar negeri yang telah ditetapkan oleh Kemendikbudristek
  3. Memiliki bukti LoA Unconditional atau surat tanda diterima tanpa syarat sesuai program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan
  4. Skema pendidikan
    • S1 satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan
    • S2 satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan
    • S3 satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan
    • S2 Program Gelar Bersama (Joint Degree) atau Program Dua Gelar (Dual Degree/Double Degree) dengan durasi studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan
    • S3 Program Gelar Bersama (Joint Degree) atau Program Dua Gelar (Dual Degree/Double Degree) dengan durasi studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan
  5. Tidak mengajukan perpindahan program studi dan perguruan tinggi tujuan tanpa persetujuan Kementerian.
  6. Telah menyelesaikan SMA/SMK/yang sederajat (bagi mahasiswa semester 1 tahun akademik 2022/2023) untuk studi program beasiswa D4 atau S1 dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Sekolah di dalam negeri atau Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah atau Madrasah
    • Sekolah di luar negeri yang telah memperoleh penyetaraan dengan sekolah dalam negeri oleh Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek
  7. Telah menyelesaikan studi program D4 atau S1 untuk beasiswa S2, atau program S2 untuk beasiswa S3, dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Perguruan Tinggi di dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) minimal:
      • Program studi terakreditasi B atau Baik Sekali,
      • Perguruan Tinggi terakreditasi B atau Baik Sekali,
      • Perguruan Tinggi kedinasan dalam negeri, atau
      • Perguruan Tinggi di luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal Perguruan Tinggi.
  8. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi program S1, S2, S3 atau Non Gelar (Non-degree), baik pada Perguruan Tinggi di dalam negeri maupun Perguruan Tinggi di luar negeri, kecuali bagi penerima beasiswa S1/ D4 calon guru SMK dan penerima beasiswa program S3 PTA Dalam Negeri
  9. Tidak sedang menerima akan menerima beasiswa dari sumber lain selama menjadi penerima BPI Kemendikbudristek.
  10. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    • Kelas eksekutif
    • Kelas khusus
    • Kelas karyawan
    • Kelas jarak jauh
    • Kelas yang diselenggarakan bukan di Perguruan Tinggi induk
    • Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara (kecuali untuk program joint degree/dual degree)
    • Kelas internasional khusus tujuan dalam negeri
    • Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan Kementerian
  11. Memenuhi ketentuan usia, skor bahasa, IPK/IP/Rapor sebagaimana ketentuan yang ada dalam panduan,yang bisa di cek di laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id/informasi/
  12. Ketentuan Persyaratan Bahasa untuk pendaftar Perguruan Tinggi di luar negeri, dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi luar negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    • Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan di negara-negara dengan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut
    • Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut
    • Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan di negara Perancis;
    • Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan di negara Rusia
    • Bahasa Spanyol hanya untuk di negara Spanyol
    • Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan di negara-negara dengan bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut
  13. Pendaftar yang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud diatas (poin 12), wajib melampirkan salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
  14. Bagi beasiswa S1/D4, S2 dan S3 tujuan dalam dan luar negeri wajib menyertakan dokumen masing-masing sebagaimana berikut:
    • Surat Izin Pimpinan Pimpinan Perguruan Tinggi asal minimal dekan/ kepala Biro (untuk Dosen Perguruan Tinggi negeri)
    • Pimpinan perguruan tinggi tempat bekerja yang berwenang di bidang SDM (untuk tenaga kependidikan perguruan tinggi negeri)
    • Atau Pejabat eselon I/II (untuk tenaga kependidikan di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi)
    • Atau Kepala LLDikti wilayah terkait (untuk dosen Perguruan Tinggi Swasta)
    • Atau Kepala Dinas Pendidikan dan/pimpinan yang membidangi SDM (untuk PNS yang bukan dari PT), atau Ketua Yayasan di mana ia bertugas/akan bertugas (untuk pegawai/calon pegawai Swasta) kecuali beasiswa S1/D4 untuk persyaratan surat izin pimpinan, diganti dengan dokumen lain sebagaimana tercantum dalam persyaratan khusus.
  15. Surat Keterangan Sehat Jasmani yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan, dan dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik
  16. Surat Pernyataan Komitmen sebagai penerima beasiswa sesuai dengan format dalam lampiran dan ditandatangani di atas materai Rp10.000
  17. Esai atau karangan yang berisi komitmen kontribusi ke instansi asal/ negara
    pasca studi meliputi:

    • Deskripsi diri
    • Deskripsi peran apa yang akan dilakukan
    • Deskripsi cara mewujudkan peran tersebut, dengan ketentuan yang telah dilampirkan pada PDF syarat dan ketentuan BPI di laman beasiswa Kemdikbud.

Jadwal pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia 2022

Pendaftaran sudah dimulai sejak 11 April 2022 dan akan berlangsung hingga 30 Juni 2022. Bagi para peserta yang sudah mendaftarkan diri, selanjutnya akan melakukan seleksi administrasi. Hasil dari seleksi tersebut akan diumumkan pada 1-15 Juli 2022. Kemudian dilanjutkan dengan seleksi substansi/wawancara dan pengumuman hasil pada 18-30 Juli 2022. Bagi yang berhasil melewati seleksi-seleksi tersebut maka kemudian harus mendaftar ulang pada 1-16 Agustus 2022.