Pangdam Resmikan Barak Kowad Kodam XVIII/Kasuari
beritapapua.id - Pangdam XVII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa meninjau barak Kowad yang baru diresmikannya, Selasa 12 Oktober 2021. (Dok. Pendam Kasuari)

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, meresmikan Barak Kowad (Koprs Wanita Angkatan Darat). Tempat itu berlokasi di Makodam Manokwari.

Mayjen TNI Cantiasa mengatakan, tugas seorang komandan yang pertama ialah menyiapkan prajuritnya untuk siap operasional atau bekerja. Dengan memberikan kesejahteraan kepada para prajurit ini akan membuat mereka bisa bekerja dengan maksimal.

“Kedua adalah memberikan kesejahteraan agar prajurit dapat bekerja dengan maksimal,” kata Pangdam Kasuari di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Selasa (12/10/2021).

Ia juga menjelaskan kesejahteraan yang ia maskud ini adalah pembangunan sarana dan prasarana tempat tinggal seperti barak Kowad Kodam XVIII/Kasuari ini.

Menurutnya, pembangunan barak Kowad ini merupakan langkah maju di bidang fasilitas perumahan. Dan nantinya para prajurit kowad kelurga besar Kodam XVIII/Kasuari juga bisa merasakan maanfaatnya pembagunan fasilitas tersebut.

“Membangun suatu satuan yang harus dilakukan yang adalah meningkatkan SDM, kedua juga infrastrukturnya,” ujarnya.

Prajurit Wanita Pengisi Barak Kowad

Para prajuit wanita yang berdinas di lingkungan Kodam XVIII/Kasuari rencanya akan bisa menempati Barak Kowad tersebut. Terlebih bagi mereka yang belum berkeluarga. Dengan begitu para prajurit wanita yang berdinas di lingkungan Kodam XVIII/Kasuari bisa merasakan fasilitas yang diberikan.

Baca Juga: Atlet Selam Laut Kembali Sumbang Medali Emas Untuk Kontingen Papua

Pangdam juga berpesan kepada penghuni yang akan mengisi nanti, untuk merawat fasilitas yang telah tersedia. Ia juga meminta agar para penghuni bisa menjaga situasi lingkungan secara damai, tenang, gembira dan bahagia serta menghindari adanya konflik.

“Rumah atau barak yang telah diberikan tolong dirawat, harus ada yang piket, korve umum bersama-sama, jaga kebersihan dan harus hidup sehat,” katanya.

Selain itu, di hadapan para Prajurit Kowad yang mayoritas Orang Asli Papua (OAP), Pangdam berpesan agar para prajuritnya selalu dan senantiasa menghormati orang tua, karena adat budaya di Papua sangat menghormati keberadaan orang tua.

“Untuk itu berikanlah waktu, kesempatan untuk membalas budi kepada orang tua dan juga bantu adik atau kakakmu. Kalian harus bangga, sekarang ini kalian di keluarga sebagai leader atau pionir untuk memajukan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.