Papua Masuk Zona Merah, Aktivitas Sekolah Belum Dibuka
beritapapua.id - Papua Masuk Zona Merah, Aktivitas Sekolah Belum Dibuka - Republika

Papua Masuk Zona Merah, Aktivitas Sekolah Belum Dibuka – Kepala Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait, memastikan sekolah di Papua belum akan dibuka. Hal ini disebabkan oleh sebagian kota di Papua masuk dalam zona merah. Berdasarkan surat edaran dari Kementerian Pendidikan sekolah di Papua akan memulai tahun ajaran baru pada 23 Juli 2020.

“Papua hanya ada dua zona, yaitu zona merah dan kuning, maka kami tetap pada daerah yang tidak menjalankan proses belajar mengajar,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait, di Jayapura, Selasa (16/6/2020).

Menurut informasi, terdapat 14 kota masuk dalam kategori zona merah dan 15 kabupaten zona kuning dari 29 kabupaten/kota di Papua. Oleh karenanya, siswa masih harus belajar dari rumah dan belum diizinkan untuk pergi ke sekolah.

Bersamaan dengan hal tersebut, Christian mengimbau agar siswa dan guru melakukan persiapan jelang tahun ajaran baru. Ia meminta agar orang tua murid dapat menjaga kesehatan anak sebagai salah satu persiapannya.

Baca Juga: Sidang Perdana Kasus Kebocoran Data Tokopedia

Mekanisme Pembelajaran yang Adaptif dengan “New Normal”

Untuk para guru, Chrisitian meminta guru dan pihak sekolah untuk menyiapkan mekanisme pembelajaran yang adaptif dengan masa normal baru.

“Para guru harus menyiapkan materi apa yang harus mereka sampaikan saat pandemi Covid-19, lalu guru harus menyiapkan mekanisme saat anak-anak masuk sekolah dan mereka harus menyiapkan perangkat pembelajaran yang akan mereka gunakan,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa sekolah juga harus menjamin protokol kesehatan baik dalam bentuk fasilitas maupun pembatasan interaksi.

“Sekolah harus menyiapkan perangkat cukup banyak untuk menerapkan protap kesehatan, seperti tempat cuci tangan, tempat duduk di atur dengan baik,” kata Christian.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makariem, megizinkan kembali kegiatan belajar dan mengajar pada zona hijau. Dilansir dari kompas edisi (15/6/2020), ia mengatakan tidak ada perubahan jadwal tahun ajaran baru 2020/2021, yakni tetap pada bulan Juli.

“Jadwal itu enggak berubah, tapi metode belajarnya yang digelar baik daring atau tatap muka. Jadi kami tak mengubah kalender pelajaran,” jelas Nadiem.