Papua Terapkan PSBB
Papua Terapkan PSBB Ketat 11 - 25 Januari 2021

Papua Terapkan PSBB Mulai tanggal 11 hingga 25 Januari 2021, Pemerintah Provinsi Papua akan melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar Indonesia (PSBB). Hal ini sesuai pernyataan William R. Manderi, Ketua Harian Tim Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua.

“Kami (Papua) siap terapkan PSBB pada 11 Januari hingga 25 Januari 2021,” kata William, Jumat, 8 Januari 2021.

Pernyataan ini merupakan tanggapan dari instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian seiring meningkatnya kasus covid-19 di Indonesia. Meski demikian, William menyebut bahwa PSBB akan menyesuaikan dengan kondisi kabupaten/kota masing-masing.

Baca juga: Program Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari 2021

Pelaksanaan PSBB akan diikuti dengan penegakan protokol kesehatan. Hal ini bertujuan untuk menekan angka penularan corona bahkan memutus rantai penyebaran. Penegakan protokol kesehatan yang berjalan berupa menggelar razia masker untuk masyarakat umum dan pelaku usaha.

“Sesering mungkin tetap dilakukan razia protokol kesehatan, termasuk menggelar razia masker, guna mematuhi protokol kesehatan,” papar William, mengutip kumparan Minggu (10/01/21).

Papua Terapkan PSBB: Angka Kesembuhan Mencapai 90 Persen

Hingga data terakhir, yakni Minggu, 10 Januari 2021, jumlah kasus di Indonesia dari laman Covid19.go.id mencapai 828.026. Ini artinya terdapat penambahan kasus sebanyak 9.640 orang dalam waktu 24 jam.

Baca juga: Santunan Bagi Korban Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air

Sedangkan untuk Papua, total kasus covid-19 mencapai 13.662 orang. Namun, Papua menjadi satu dari 13 provinsi dengan angka kesembuhan yang lebih tinggi dari angka kasus baru. Menurut laporan sebaran COVID-19 per 7 Januari 2021 terdapat 105 orang sembuh dengan angka kasus baru sebesar 47 kasus.

Dari data tersebut, Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinisi Papua menyebut angka kesembuhan mencapai 90,1 persen. Sebagai perbandingan, data pada Jumat 1 Januari 2021 memperlihatkan jumlah total kasus corona di Papua sebanyak 13.444 dengan angka orang yang sudah sembuh sebanyak 12.122.

Bahkan, tingkat kesembuhan di Jayapura mencapai 94,14 persen. Sebelumnya, Kota Jayapura merupakan salah satu zona yang memiliki angka kasus corona yang cukup tinggi. Namun, pada akhir tahun 2020, jumlah orang yang sembuh mencapai 5.766 dari 6.125 kasus yang ada.

Meski demikian, protokol kesehatan tetap berjalan demi memutuskan rantai penyebaran corona. Pemberlakuan aturan untuk terus menggunakan masker dan mencuci tangan akan terus berjalan. Terlebih dengan adanya instruksi untuk melakukan PSBB ketat.