Pasar Sentral Bintuni Buka Setengah Hari untuk Penyemprotan Antiseptik
beritapapua.id - Pasar Sentral Bintuni Buka Setengah Hari untuk Penyemprotan Antiseptik - klikpapua

Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berencana akan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Pasar Sentral Bintuni, Kota Bintuni. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memutus rantai penyebarab Covid-19. Belakangan penyebaran virus ini semakin tidak terkendali. Dari hasil tes yang telah dilakukan, lonjakan jumlah pasien positif terdampak Covid-19 terus bertambah dan akan segera naik hingga beberapa pekan ke depan.

Untuk memperlancar kegiatan pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni akan membatasi aktifitas perekonomian di pasar terbesar di kabupaten penghasil gas itu. Keramaian merupakan salah satu tempat yang paling mudah dalam penyebaran virus tersebut, sehingga perlu dilakukan sterilisasi pada pusat-pusat keramaian.

Baca Juga: Presiden Jokowi Berencana Menetapkan Darurat Sipil, Apa Maksudnya?

Pasar Sentral Bintuni Mulai Buka Setengah Hari

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UMKM) Yulius Bandi Rabu (25/03/2020), mengatakan mulai Jumat (27/03/2020) aktifitas jual beli di Pasar Sentral Bintuni hanya sampai jam 12 siang. Pembatasan ini dilakukan sesuai keputusan hasil rapat Tim satgas Covid-19 untuk mencegah pandemi Virus Covid 19 di Teluk Bintuni.

“Kami sedang membuat surat pemberitahuan untuk melalukan penyemprotan Disinfektan yang akan kami mulai pada hari Jumat. Untuk penyemprotan akan dilakukan tim kesehatan, jadi kami perindagkop hanya siapkan pemberitahuan kepada pedagang, tukang sayur, bahwa akan ada penyemprotan,” kata Yulius Bandi melalui sambungan telepon selulernya.

Dikatakan rencana penyemprotan ini akan dimulai setiap harinya, setelah para pedagang menutup lapaknya. “Jadi setiap hari  jam 1 siang itu kita lakukan penyemprotan. Setelah pedagang tutup jam 12, besok pagi baru mereka boleh kembali berdagang,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan laporan dari tim Satgas Covid -19, data kasus terkonfirmasi Covid 19 di teluk Bintuni masih 0, negatif 0, positif 0, sudah diperiksa/swab 0, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 1. ODP sudah disarankan untuk isolasi mandiri di rumah. Swab tenggorokan sudah diambil dan dikirim ke dinas kesehatan provinsi untuk dikirim ke balitbangkes jakarta, pasien dalam pengawasan 0.