Pasien Covid-19 di Kota Jayapura Turun, Rustan Saru Minta Tetap Terapkan Prokes
beritapapua.id - Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru. (Foto: Istimewa)

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Jayapura, Papua, yang sedang menjalani perawatan turun sejak sepekan terakhir. Meski begitu Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru tetap meminta warga untuk menerapkan protokol kesehatan.

Ia mengatakan bahwa saat ini pasien yang sedang menjalani perawatan berjumlah 906, dengan tingkat kesembuhan 50 orang ke atas setiap harinya.

Rustan menjelaskan pasien Covid-19 bahwa pasien yang memiliki gejala berat akan mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sedangkan pasien dengan gejala lebih ringan akan berada di LPMP dan juga melakukan isoman di rumah.

“Di rumah sakit yang dirawat memiliki gejala berat, kalau di LPMP gejala ringan. Terbanyak adalah yang sedang melakukan isoman di rumah, dengan gejala ringan bahkan termaksud orang tanpa gejala,” ujar Rustan.

Rustan menjelaskan setiap kegiatan apapun, harus menerapkan prokes dan menjalani vaksinasi untuk keselamatan semua sehingga mempercepat memutus penyebaran Covid-19 di ibukota Provinsi Papua itu.

Baca Juga: Bupati Manokwari Maksimalkan Potensi Destinasi Wisata Menjadi Lebih Modern

“Yang jalani isoman ada usia anak-anak, dewasa, dan lansia. [Mereka] terpapar Covid-19 tapi mempunyai rumah yang bisa dijadikan sebagai isoman. Semua kami kontrol lewat puskesmas dan posko satgas PPKM di kelurahan,” ujar Rustan.

Tingkat Kesembuhan Lebih Tinggi

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari mengatakan, Covid-19 varian Omicron memiliki karasteristik tingkat penularan yang sangat cepat dari varian Alpha, Betha, dan Delta. Namun, ia mengatakan tingkat kesembuhan untuk varian Omicron juga lebih tinggi dan gejala lebih ringan.

“Pasien yang masuk rumah sakit 85 persen sudah sembuh. Sedangkan yang kasusnya berat atau kritis hingga membutuhkan oksigen sekitar 8 persen,” ujar Antari.

Antari menjelaskan bagi pasien yang melakukan isoman selama saturasi di atas 95 persen ke atas tidak perlu khawatir. Kalau ada gejala seperti batuk, flu, demam, segera konsultasi melalui telemedicine atau puskesmas setempat.

“Saya berharap masyarakat tetap untuk tetap waspada dan konsisten menjalankan prokes pencegahan Covid-19. Selalu memakai masker jika keluar rumah, tetap menjaga jarak, tidak berkerumun, dan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga pola hidup bersih dan sehat,” ujar Antari.