Paslon Pilkada Dua kabupaten Papua Positif Covid-19
Beritapapua.id - Paslon Pilkada Dua kabupaten Papua Positif Covid-19 - Papua Bawaslu

Paslon Pilkada Dua kabupaten Papua Positif Covid-19 – Enam orang bakal Pasangan Calon (Paslon) pada Pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada Dua Kabupaten di Provinsi Papua dinyatakan positif mengidap Covid-19. Sehingga tahapan pelaksanaan Pilkada pada kedua Kabupaten tersebut terpaksa harus mengalami penundaan. Terutama pada tahapan pemeriksaan kesehatan.

“Keenam orang hasil pemeriksaan laboratorium positif corona baru, sehingga tidak bisa melanjutkan pemeriksaan kesehatan sesuai jadwal. Kata Ronald Manoach, Anggota Bawaslu Papua melansir dari Antara.

Ronald menjelaskan keenam bakal calon bupati dan wakil bupati yang positif Covid-19 tersebut berasal dari dua Kabupaten berbeda. Yakni satu orang dari Kabupaten Keerom. Sedangkan lima orang lainnya berasal dari Kabupaten Supiori.

“Yang pasti di Kabupaten Keerom adalah salah satu balon bupati, sedangkan di Kab. Supiori ada yang balon bupati dan ada yang wakil bupati, jelas Manoach seraya menambahkan, saat ini mereka sedang menjalani perawatan,” jelas Ronald.

Lebih lanjut Ronald menjelaskan bahwa pihaknya telah mengingatkan jauh-jauh hari sebelumnya terkait hal tersebut agar jangan muncul kluster baru saat tahapan pilkada. Ronald menambahkan pilkada pada masa pandemi yang baru kali ini terjadi, yang mana konsekuensinya seperti itu. Tetap tidak bisa mengikuti tahapan selanjutnya sampai mendapat surat bebas Covid-19.

“Bawaslu juga menyarankan agar seluruh tim sukses dari bakal pasangan calon agar menjalani tes usap. Karena tim pemenangan dari seluruh bakal pasangan calon ini akan turun di tengah masyarakat untuk bekerja memenangkan bakal calon masing-masing. Agar jangan kemudian menimbulkan kluster baru.” ujarnya.

Baca Juga: Pendiri Kompas Gramedia, Jacob Oetama Meninggal Dunia

Paslon Tidak Bisa Meneruskan Tahapan Pilkada

Sementara itu, Komisioner KPU Papua, Melkianus Kambu mengatakan, keenam balon kepala daerah tersebut untuk sementara tidak bisa meneruskan tahapan pilkada hingga sembuh. Tahapan Pilkada bagi keenam bakal calon itu baru bisa kembali lanjut setelah hasil pemeriksaan Covid-19 terhadap mereka negatif. Adapun bagi bakal calon lainnya yang tidak terinfeksi Covid-19 akan tetap melanjutkan pemeriksaan sesuai jadwal.

Melkianus menambahkan penyelenggara Pilkada yaitu KPU dan Bawaslu akan segera melakukan tes swab. Karena mereka sudah melakukan interaksi saat proses pendaftaran. Ia juga menyarankan agar seluruh penyelenggara dan tim sukses dari bakal calon kepala daerah melakukan tes swab agar memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Terlebih setelah ini masih ada tahapan kampanye sehingga para tim sukses harus bisa ikut menjaga kesehatan masyarakat.

Tercatat 35 orang pasangan calon bupati dan wakil bupati yang terdaftar ikut pilkada pada 11 KPU Papua. Yakni Kabupaten Keerom, Merauke, Boven Digul, Yalimo, Pegunungan Bintang, Mamberamo Raya, Nabire, Waropen, Supiori, Asmat dan Yahukimo.