Pasukan Gabungan TNI-Polri Tembak Mati 1 KKB
beritapapua.id - ilustrasi pasukan gabungan TNI-Polri saat beroperasi. (foto: Instagram/intaiamfibi1marinir)

Pasukan gabungan yang tergabung Satgas TNI-Polri menembak mati satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang kerap mengklaim diri sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) sayap Militer Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Kontak tembak ini terjadi di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua, Minggu (14/11/2021). Baku tembak tersebut terjadi saat aparat gabungan melakukan penindakan hukum yakni menggerebek honai (rumah adat khas Papua) di lokasi kejadian. Pada kejadian tersebut sejumlah barang bukti turut petugas gabungan TNI-Porli sita.

Juru Bicara Komando Daerah Militer (Kodam) XVII Cenderawasih Kolonel Arm, Reza Nur Patria mengatakan bahwa pelaksanaan operasi penegakan hukum berlangsung pada Hari Minggu (14/11/2021) pukul 13.10 WIT. Dalam penindakan hukum tersebut, seorang anggota KKB tewas dan 3 orang lainnya melarikan diri.

Baca Juga: Deputi II BNPP Ajak Semua Pihak Jaga Kebersihan PLBN Skouw

“Kelompok Separatis Teroris ini digerebek dalam sebuah honai yang berada di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Satu anggota KST tewas dan tiga orang lainnya melarikan diri,” ujar Reza, Selasa (16/11/2021).

Dalam penindakan tersebut, Satgas TNI-Polri juga menemukan sejumlah barang bukti berupa amunisi kaliber 5,56 mm. Selain itu, ada juga bendera Bintang Kejora dan beberapa barang bukti lainnya.

“Sejumlah barang bukti diamankan anggota di lapangan saat pembersihan di sekitar lokasi. Anggota menemukan amunisi kaliber 5.56 mm, bendera Bintang Kejora dan beberapa barang bukti lainnya,” kata Reza.

Bersiaga dan Lakukan Pengejaran

Menurutnya, sampai dengan saat ini aparat TNI-Polri masih melaksanakan siaga dan pengejaran terhadap kelompok tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Kodam XVII Cenderawasih membantah dengan tegas adanya informasi yang tersebar di media sosial soal KKB membakar Pos TNI dan menewaskan seorang anggota TNI.

“Beredar informasi yang menyebutkan adanya pembakaran Pos TNI dan seorang prajurit meninggal dunia. Informasi tersebut tidak benar atau hoaks,” ucapnya.

Reza memohon doa dari warga Indonesia untuk prajurit TNI yang bertugas dalam menjaga kedaulatan NKRI di Tanah Papua.

“Mohon doa dari kita semua agar para prajurit TNI-Polri yang bertugas selalu diberikan kesehatan dan keselamatan untuk menjaga kedaulatan NKRI di Bumi Cenderawasih,” kata Reza.