Paulus Waterpauw Resmi Dilantik Sebagai Pejabat Gubernur Papua Barat
beritapapua.id - Prosesi adat dari suku di Fakfak Papua Barat menyambut Penjabat Gubernur Papua Barat. (Foto: Kompas)

Komjen Pol purn. Paulus Waterpauw resmi dilantik sebagai penjabat atau Pj Gubernur Papua Barat pada hari ini, Kamis (12/5/22).

Pelantikan ini terlaksana usai masa jabatan Dominggus Mandacan selaku Gubernur Papua Barat periode 2017-2022 telah selesai.

Saat ini, Paulus merupakan Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan di Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) Kemendagri. Ia menempati posisi tersebut sejak 21 Oktober 2021.

Paulus merupakan mantan Kapolda Papua periode 2019 hingga 2021. Ia dua kali menjabat sebagai Kapolda Papua. Sebelumnya jabatan yang sama pernah ia emban pada 2015-2017.

Paulus juga pernah menduduki posisi Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri. Dia menjabat pada Februari hingga Oktober 2021. Kala itu, ia naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) atau perwira bintang tiga Polri.

Pada Juni 2017 sampai Agustus 2018, Paulus sempat menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara. Tepat sebelum menduduki jabatan itu, ia menempati posisi Wakil Kabaintelkam Polri.

Dia bahkan menjadi orang pertama yang menduduki jabatan Kapolda Papua Barat pada periode 2014 hingga 2015.

Lulusan Akademi Polisi (Akpol) 1987 ini sudah diinginkan para tokoh adat Papua menjadi Pj Gubernur Papua Barat. Para tokoh adat menilai Paulus memiliki kapasitas untuk menjadi pemimpin di level provinsi.

Pada akhir 2021, Paulus juga pernah diberikan penghargaan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Papua. Ia dinilai mampu meredam konflik isu di Papua serta berhasil mencegah berita hoax dan mengatasi gelombang Covid-19.

“Sosok Paulus Waterpauw dipandang layak menjadi penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat karena ia adalah putra asli Papua, berjiwa nasionalis serta memahami karakteristik budaya, serta kemajemukan warga di Papua Barat ini,” Ketua Dewan Adat Usbah Kabupaten Raja Ampat, Artemas pada April lalu.

Terpilih Berdasarkan Usulan Majelis Rakyat Papua Barat

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menyebut terpilihnya Paulus Waterpauw berdasarkan usulan dari Majelis Rakyat Papua Barat.

Tito menerangkan bahwa selain Majelis Rakyat Papua Barat, sejumlah lembaga-lembaga yang berada di Papua Barat juga memberikan usulan yang sama.

Baca Juga: Langkah Tegas Presiden Rusia Dalam Membalas Sanksi

“Paulus Waterpauw ini kan usulan dari Majelis Rakyat Papua juga usulan dari beberapa lembaga-lembaga yang ada di sana,” terang Tito usai upacara pelantikan di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis.

Ia juga menjelaskan kalau pemilihan Paulus untuk menjadi Pj Gubernur Papua Barat itu bisa terlihat melalui rekam jejak yang bersangkutan. Paulus sendiri pernah menjadi Kapolres Mimika pada 2002, Kapolres Jayapura pada 2005 dan Kapolda Papua Barat pada 2014.

Menurutnya hal terpenting lainnya adalah Paulus merupakan putra asli Papua yang memiliki pengalaman dan jam terbang tinggi. Dalam kesempatan yang sama, mantan Kapolri tersebut juga berharap Paulus dapat menjaga stabilitas kondisi di Papua.