PB PON XX Papua Minta Bantuan Pesawat dan Kapal ke Menkopolhukam
Yunus Wonda dan PB PON XX Papua Foto Bersama Menkopolhukan (foto : jubi.co.id)

Ketua Harian Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional atau PB PON XX Papua, Yunus Wonda meminta bantuan Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan untuk menyediakan pesawat Hercules dan kapal. Membutuhkan Hercules dan kapal sebagai sarana angkutan dan hotel terapung selama penyelenggaraan PON XX Papua pada Oktober 2021.

Yunus Wonda yang juga Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua menyampaikan permintaan itu saat bertemu Menkopolhukam, Mahfud MD di Jakarta, Selasa (16/3/2021).

“Kami tidak berbicara soal jumlah, tapi kami meminta ada dukungan dari jajaran di bawah Menkopolhukam dalam membantu mengangkut peralatan setiap kontingen dan atlet yang akan ke Papua,” kata Wonda.

Menurut Wonda, Mahfud MD telah berjanji akan membantu PB PON XX Papua. “Setelah mendengar permintaan dari kami, Menkopolhukam mengaku siap membantu menginstruksikan jajaran dibawahnya untuk mendukung Papua mempersiapkan (penyelenggaraan) PON,” kata Wonda.

Meminta PT Freeport Indonesia Menjadi Sponsor PON XX Papua

Wonda menyatakan pihaknya juga menemui manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) di Jakarta. Wonda meminta PTFI turut menjadi sponsor PON XX Papua. Sebelumnya, PTFI juga telah membantu membangun sejumlah arena PON XX Papua.

“Intinya mereka siap membantu kami. Apalagi, Freeport juga bagian dari tuan rumah PON,” katanya.

Baca Juga : Dampingi Petani, OAP Bangun Bisnis Ratusan Juta

PON XX Papua sendiri akan terlaksana pada 2 – 15 Oktober 2021. Wonda meminta seluruh panitia lebih serius bekerja, dan melakukan tanggung jawabnya untuk menyukseskan PON.

“Bagi masyarakat Papua, kami mengajak untuk sama-sama mensukseskan PON dengan terus memastikan bahwa Papua sangat aman. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI/Polri saja, tapi semua pihak,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali menegaskan bahwa pelaksanaan PON XX Papua tidak akan mengalami penundaan. Ajang olahraga ini tetap akan dihelat pada tanggal 2 -15 Oktober tahun ini.

Meskipun demikian, Zainudin menyatakan setiap anggota kontingen PON dari semua provinsi harus menjalani vaksinasi COVID-19. “Gubernur Papua Lukas Enembe pada prinsipnya mengatakan bahwa semua sudah siap. Sesuai arahan Presiden, kita akan tetap gelar (PON) pada 2021, dan tidak ada penundaan,” kata Zainudin di Jakarta, Senin (16/3/2021).