PBNU: Menaati Protokol Kesehatan Adalah Perintah Agama
Beritapapua.id - PBNU: Menaati Protokol Kesehatan Adalah Perintah Agama - Gugus Tugas

PBNU: Menaati Protokol Kesehatan Adalah Perintah Agama –┬áKetua Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas mengatakan, dalam situasi pandemi Covid-19, menaati protokol kesehatan adalah perintah agama.

Emhas berasalan bahwa dengan menaati protokol kesehatan dapat melindungi diri dari paparan covid-19.

“Nahdlatul Ulama memandang bahwa ikhtiar adalah bagian dari perintah agama sebagaimana perintah agama yang lain berupa shalat, puasa, zakat, haji dan seterusnya,” kata Robikin Emhas dalam acara Doa untuk Perawat secara virtual, Selasa (15/9).

“Salah satu cara (ikhtiar) untuk mewujudkan perintah agama itu adalah dengan cara mentaati protokol kesehatan, mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” lanjut dia.

Emhas mengatakan bahwa pemerintah telah mengambil tanggung jawab dengan berusaha untuk mengatasi covid-19, tidak terkecuali para petugas medis, termasuk dokter dan perawat. Ia pun mencontohkan berbagai regulasi, dan juga fasilitas kesehatan yang telah ada saat ini. Ia pun meminta masyarakat untuk melakukan hal yang setimpal agar pandemi corona bisa teratasi.

Emhas pun mengatakan bahwa PBNU menghimbau masyarakat untuk mengambil peran untuk bekerja sama dan bahu membahu dalam mengatasi covid-19. Ia mengatakan bahwa peran kita adalah hal yang sederhana. Karena hanya diminta untuk mematuhin protokol kesehatan, menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak.

Baca Juga: Wakil Bupati Yalimo Tabrak Polwan Hingga Tewas

Doa Khusus Bagi Tenaga Kesehatan

Dalam kesempatan yang sama, Emhas menyampaikan bahwa PBNU memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pahlawan kemanusiaan. Baik dari kalangan dokter maupun perawat serta tenaga medis lainnya.

“Tentu saja kami juga berdoa semoga para perawat dan tenaga medis lainnya yang saat ini masih terus berjuang memberikan pelayanan. Semoga tak henti diberikan kekuatan oleh Allah, Tuhan yang Maha Esa dan dilindungi sehingga tidak terpapar Covid-19,” ujar Emhas.

Ia pun mendoakan agar Allah SWT memberikan balasan yang setimpal bagi para tenaga medis yang gugur dalam memerangi covid-19.

“Semoga Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa memberi balasan yang sebaik-baiknya. Dan semoga Allah memberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggakan,” tutup Emhas.