Pedagang Pindah Lokasi, Bangunan Pasar di Kaladiri Dialihfungsikan
beritapapua.id - Bangunan pasar yang tidak difungsikan di Kampung Kaladiri, Distrik Wanggar (foto : jubi)

Baru-baru ini Kepala Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Papua yaitu Otis Monei mengatakan akan mengalihfungsikan bangunan pasar di Kampung Kaladiri. Alasannya adalah karena terlihat sudah lebih dari 10 tahun ternyata bangunan itu tidak berfungsi sesuai dengan apa yang seharusnya.

Ia mengatakan akan memanfaatkan bangunan tersebut menjadi keperluan yang lebih berguna.

“Program kami di Distrik ingin memanfaatkan bangunan dan lokasi ini untuk keperluan lain,” kata Monei, di Wanggar, Senin (30/5/2021).

Selain itu memang pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Perdangangan tentang Pasar dan lokasi bangunan tersebut. Namun ia mengatakan memang sampai saat ini belum ada tanggapan terkait penggatifan kembali bangunan itu.

Sementara itu, masyarakat setempat sudah terbiasa dengan berjualan di pasar Bumi Raya, Distrik Nabire Barat. Hal ini membuat para masyarakat yang menjajakan dagangan mereka di pasar Bumi Raya sedikit acuh dengan adanya kabar itu.

“Kami sudah ke Dinas Perdagangan tapi belum ada jawaban. Selain itu, kami juga sudah ajak warga untuk mengaktifkan tetapi mereka sudah terbiasa di pasar sebelah karena katanya di sini tidak ramai pembeli,” jelasnya.

Dua Program Rencana Pengalihfungsian Bangunan Pasar Kaladiri

Pihaknya sendiri akan berencana mengalihkanfungsi bangunan tersebut dengan dua program. Pertama adalah ingin membangun alun-alun untuk Distrik Wanggar, sehingga menjadi ikon dan tempat rekreasi bagi warganya. Atau akan menjadikannya pasar daging, sebab Distrik Wanggar merupakan salah satu daerah penghasil daging sapi.

Baca Juga : Jadi Duta PON XX Nagita Slavina Tuai Banyak Kritikan

“Kami rencana dua, bisa jadi pasar daging atau alun-alun,” ungkapnya.

Money juga mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan kepada pimpinan daerah melalu Musrenbang terkait dengan dua progam tersebut. Dan jika memang nanti salah satu program tersebut sudah mendapatkan persetujan, maka salah satu program tersebut akan dilaksanakan.

“Ada dua permohonan. Satu untuk alun-alun dan satu untuk pasar daging, kami hanya tunggu mana yang dijawab,” lanjutnya.

Salah seorang warga Kampung Kaladiri, Siti Nurhayati mengatakan, ia dan warga lainnya pernah berjualan di tempat tersebut, akan tetapi, pembelinya sedikit.

Sehingga mereka kemudian berjualan di pasar Bumi Raya lantaran pembelinya sangat banyak jika dibandingkan di pasar tersebut.