Pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020
beritapapua.id - Pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020 - Media Indonesia

Pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020 – Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) merupakan tes masuk ke perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) lewat Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) telah ditutup. Maka prosedur selanjutnya yang akan proses yang akan dilalui para peserta tes adalah mengikuti seleksi yang dilaksanakan oleh LTMP. Namun dengan situasi pandemi Covid-19 terdapat perubahan jadwal dalam pelaksanaannya. Karena harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan para pesertanya. Adapun UTBK 2020 nantinya akan diikuti oleh 706.901 orang peserta dan KIP kuliah 145.802 orang, dengan total kapasitas disiapkan untuk 1.435.130 peserta.

Dalam perubahananya, Pelaksanaan UTBK akan dilaksanakan dalam dua sesi, dimana masing-masing sesi diberi jeda waktu selama 2 jam 45 menit untuk melaksanakan protokol kesehatan. Adapun untuk rincian waktunya adalah untuk sesi pertama dilaksanakan pukul 09.00-11.15 waktu setempat. Sedangkan sesi kedua dilaksanakan pukul 14.00-16.15 waktu setempat.

Baca Juga: Teluk Bintuni Terapkan Pola Hidup Tangani Covid-19

Pembagian Gelombang Pelaksanaan UTBK

Tes UTBK juga akan dibagi dalam dua gelombang, yakni Gelombang I pada 5-14 Juli 2020 dan Gelombang II pada 20-29 Juli 2020. Sedangkan untuk pengumuman hasil SBMPTN diundur menjadi 20 Agustus 2020. Sedangkan untuk materi ujian sendiri terdiri dari satu materi UTBK yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) dilaksanakan dengan waktu 105 menit atau (1 jam dan 45 menit).

Pelaksanaan UTBK gelombang pertama diperuntukkan bagi peserta yang sudah berada/tinggal di lokasi yang sama dengan lokasi tes UTBK 2020. Dan tempat tes, daerah, sudah siap dengan protokol kesehatan Covid-19. Sedangkan untuk gelombang kedua diperuntukkan bagi peserta yang sudah terlanjur memilih lokasi Pusat UTBK di luar domisilinya dan sulit meninggalkan lokasi tempat tinggal karena adanya peraturan PSBB dan lainnya.

Standar Protokol Kesehatan Diperketat

Dilansir dari Kompas.com Ketua LTMPT, Mohammad Nasih keterangan resminya mengatakan pelaksanaan UTBK dalam kondisi normal baru harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan semua komponen yang terlibat. Untuk itu, standar protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat. Selanjutnya untuk kegiatan penjadwalan ulang dan relokasi tempat tes akan dilaksanakan LTMPT dan pusat UTBK PTN. Kemudian diinformasikan ke seluruh peserta UTBK-SBMPTN melalui saluran informasi resmi.

Adapun untuk proses cetak kartu, Peserta dapat login ke portal LTMPT untuk mencetak kartu tanda peserta baru. Untuk waktu pencetakan kartu peserta baru ini akan diinformasikan lebih lanjut lewat laman LTMPT, peserta secara berkala dapat mengecek perbaruan informasi melalui laman resmi dan memantau media sosial resmi LTMPT.

Ada sejumlah hal yang menjadi dipertimbangan dalam Pelaksanaan UTBK di tengah normal baru. Pertama bagaimana menjamin kesehatan peserta, panitia, pengawas, termasuk pengantarnya. Kedua, mencegah terjadinya perpindahan peserta dari satu daerah ke daerah lain seperti kabupaten, provinsi bahkan antarpulau dalam praktek UTBK. Ketiga, diharapkan semua pihak memegang teguh protokol Covid-19. Keempat, UTBk harus dilakukan sesuai jadwal, karena sebagai bagian SBMPTN, maka keterlambatan bisa memengaruhi jadwal lainnya. Dengan etap mengutamakan 5 prinsip dari penerimaan mahasiswa baru yaitu prinsip adil, akuntabilitas, fleksibel, efisien dan transparan.